Manulife Aset Manajemen Beberkan Peluang Reksadana USD di Tengah Tantangan Suku Bunga
Potensi penundaan penurunan suku bunga atau bahkan kenaikan kembali oleh Amerika Serikat hingga tahun depan menjadi tantangan bagi pasar keuangan global.
Meski demikian, situasi ini tetap membuka peluang investasi yang dapat dimanfaatkan, terutama pada instrumen berbasis mata uang dolar AS.
>>> Kenali Ciri Skincare Mengandung Merkuri untuk Hindari Kerusakan Kulit
Director & Chief Investment Officer, Fixed Income PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Ezra Nazula menjelaskan bahwa peningkatan suku bunga mampu mendongkrak daya tarik instrumen pasar uang karena ekspektasi bunga deposito ikut naik.
"Kenaikan tingkat yield obligasi juga memberi peluang bagi investor untuk berinvestasi di level yield yang menarik, ideal bagi investor dengan perspektif jangka panjang," ujar Ezra kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).
Kinerja Reksadana USD Tidak Bergantung pada DXY
Ezra menilai penguatan indeks dolar AS (DXY) tidak secara langsung menjadi faktor utama yang mendorong kinerja reksadana USD.
Hal tersebut karena performa reksadana lebih bertumpu pada kinerja aset dasar yang mengisi portofolionya, sementara posisi DXY saat ini berada di level 99,69 atau tumbuh 1,39% year-to-date.
"Umumnya reksadana berdenominasi dolar AS berinvestasi pada aset dasar berdenominasi dolar AS juga, sehingga pergerakan mata uang dolar tidak berpengaruh pada harga unitnya.
Kinerja lebih dipengaruhi oleh pergerakan saham, obligasi, dan deposito dalam portofolio," jelasnya.
>>> Medcom Rilis Tren Kecantikan dan Tradisi Weton Tulang Wangi
Ezra menambahkan bahwa pergerakan harga energi global, prospek inflasi, serta arah kebijakan suku bunga ke depan masih menjadi perhatian utama pasar saat ini.
Bagi pemilik dana rupiah domestik, instrumen reksadana USD dipandang tetap prospektif bagi yang memiliki tujuan investasi dalam mata uang dolar atau ingin memperluas diversifikasi portofolio.
Update Terbaru
Naruto Shippuden Hadirkan Anime Teaser Baru untuk Kolaborasi dengan PUBG MOBILE
Kamis / 02-07-2026, 01:15 WIB
DRL BMW X5 Disebut Mirip Logo X Milik Elon Musk
Kamis / 02-07-2026, 01:15 WIB
Gol Harry Kane Samakan Kedudukan Inggris vs RD Kongo 1-1
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Gol Sensasional Kane Bawa Inggris Unggul 2-1 atas RD Kongo
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Timbun Ribuan Dus Minyakita, ASN Pemprov Lampung Jadi Tersangka
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Hasil Piala Dunia: Kane Cetak 2 Gol, Inggris Lolos ke 16 Besar
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Studi Kaitkan Polutan Terbesar dengan Kenaikan Permukaan Laut Tak Terhindarkan Selama 300 Tahun
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
Harta Karun Emas Villena: Dua Benda Paling Langka Berasal dari Luar Angkasa
Kamis / 02-07-2026, 01:14 WIB
5 Rekomendasi Suplemen Magnesium untuk Atasi Insomnia dan Stres
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
4 Buku Tulis Sekolah Tebal dan Murah, Tak Perlu Ribet Pasang Sampul
Kamis / 02-07-2026, 01:08 WIB
Cara Membuat NIB Mudah dan Gratis, Pedagang Online Kini Wajib Punya
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Hasil Investasi Asuransi Umum Meningkat, OJK Ingatkan Risiko Volatilitas
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Menteri Keuangan: Harga Pertamax Segera Turun Bertahap
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB
Ekspresi Jokowi dan JK Jadi Sorotan, Isu Ijazah Palsu Kembali Mencuat
Kamis / 02-07-2026, 01:07 WIB






