Polemik Gula Tinggi pada Produk Probiotik: Manfaat vs Risiko Diabetes
Kandungan gula yang tinggi pada sejumlah produk probiotik belakangan menjadi perdebatan. Pertanyaan utamanya, apakah manfaat bakteri baik sebanding dengan risiko diabetes di masa depan?
Kekhawatiran ini muncul karena kadar gula sering luput dari perhatian saat konsumen memilih produk yang diklaim memiliki manfaat kesehatan spesifik.
>>> Huawei Resmi Luncurkan HarmonyOS 7 dengan Desain Kaca Transparan dan AI Mendalam
Pada probiotik, konsumen cenderung mengabaikan tambahan gula demi mendapatkan bakteri baik untuk pencernaan.
Faktanya, kadar gula pada beberapa produk probiotik tidaklah sedikit.
Dalam kemasan kecil, angkanya mungkin tampak rendah, tetapi jika dibandingkan per volume yang sama, kandungan gulanya bisa melebihi minuman bersoda.
Beberapa produk probiotik mengandung 15-18 gram gula per 100 ml. Sebagai perbandingan, minuman soda reguler populer hanya memiliki 10 gram gula dalam volume yang sama.
Gula untuk Fermentasi dan Cita Rasa
Gula memang diperlukan untuk menjaga viabilitas mikroorganisme selama proses fermentasi hingga dikonsumsi. Namun, produsen sering menambahkan gula lebih banyak untuk menutupi rasa asam hasil fermentasi.
Kini tersedia varian 'less sugar' dengan kadar gula jauh lebih rendah dan tetap diklaim bermanfaat bagi pencernaan.
>>> Yovie & Nuno Sukses Gelar Konser Janji Suci 25 Tahun di Istora Senayan
Produk probiotik alami seperti tempe juga tidak memerlukan tambahan gula dalam fermentasinya.
Kepala BPOM RI dalam sebuah diskusi tentang hidden sugar menjelaskan, "Kalau ukurannya BPOM itu kita masuknya 'low sugar', bukan 'less sugar'.
'Low sugar' memang kandungan gulanya kurang, sedangkan 'less sugar' tergantung pembandingnya."
Konsultan endokrin, metabolik, dan diabetes, dr Dicky Levenus Tahapary, SpPD-KEMD, menyatakan bahwa konsumsi minuman manis meningkatkan risiko diabetes.
"Kita ada penelitiannya, konsumsi minuman-minuman manis itu meningkatkan risiko diabetes," ujarnya kepada detikcom.
Proses fermentasi pada produk probiotik memang membutuhkan gula.
>>> Plank Lebih Aman untuk Pemilik Cedera Punggung Bawah
Namun, perlu dipertanyakan apakah seluruh gula yang ada benar-benar diperlukan oleh bakteri atau hanya untuk memperbaiki cita rasa.
Update Terbaru
Pasokan Melimpah, Durian Malaysia Dibagikan Gratis di Singapura
Rabu / 01-07-2026, 11:44 WIB
Visa Jepang Naik 5x Lipat Mulai 1 Juli 2026, Cek Harga Terbaru!
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Daftar Lengkap Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Apple Perbarui Creator Studio dengan Fitur AI dan Integrasi Ekosistem
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Moisturizer dan Sleeping Mask: Bolehkah Dipakai Setiap Hari?
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Satu Klik Bisa Pinjam Uang, Ini Alasan Literasi Keuangan Kini Semakin Penting
Rabu / 01-07-2026, 11:43 WIB
Beda Acne Lotion dan Acne Gel Viva, Kenali Fungsi serta Cara Pakainya sebelum Beli
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Tren Modifikasi Yamaha Grand Filano Racing Look Makin Digandrungi Gen Z
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Kumpulan Nama Bayi Perempuan Islami 2 Kata untuk Lahir Juli
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Jadwal Pencairan PIP Juli 2026: Apakah Dana Bantuan Masuk Bulan Ini?
Rabu / 01-07-2026, 11:42 WIB
Meksiko Tekan Ekuador, Unggul 2-0 hingga Turun Minum
Rabu / 01-07-2026, 11:41 WIB
Cuktech Power Bank 600 Meluncur dengan Daya 600W, Bisa Nyalakan Ketel dan Bor
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB
9 Merek Skincare Organik Aman untuk Ibu Hamil dan Menyusui
Rabu / 01-07-2026, 11:15 WIB






