Prospek Mata Uang Asia Semester II 2026 Ditentukan Kebijakan The Fed
Prospek mata uang Asia pada semester II-2026 masih akan ditentukan oleh arah kebijakan moneter Amerika Serikat (AS), terutama langkah Federal Reserve (The Fed) dalam menetapkan suku bunga acuannya.
Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, menilai mata uang Asia berpeluang melanjutkan penguatan secara bertahap apabila tekanan inflasi di AS terus mereda dan peluang kenaikan suku bunga tambahan semakin kecil.
>>> Pemkot Medan Pastikan Anggaran Gaji PPPK Aman Tanpa Kendala
"Jika inflasi AS terus melandai dan peluang kenaikan suku bunga tambahan semakin kecil, mata uang Asia berpeluang melanjutkan penguatan secara bertahap.
Namun, pergerakan mata uang Asia diperkirakan masih akan cukup fluktuatif karena pasar tetap sensitif terhadap data ekonomi AS dan perkembangan geopolitik global," ujar Rizal kepada Kontan, Jumat (12/6/2026).
Selain kebijakan The Fed, harga minyak mentah juga menjadi faktor penting yang memengaruhi stabilitas mata uang kawasan.
Menurut Rizal, harga energi yang stabil serta meredanya ketegangan geopolitik dapat mengurangi tekanan terhadap negara-negara pengimpor energi di Asia.
"Kondisi tersebut akan membantu menjaga stabilitas mata uang kawasan," kata Rizal.
Rizal menjelaskan, penguatan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS sepanjang pekan ini didorong kombinasi sentimen global dan domestik.
Dari sisi eksternal, dolar AS melemah karena pasar mulai menilai ruang kenaikan suku bunga The Fed semakin terbatas dibandingkan perkiraan sebelumnya.
Sentimen pasar juga membaik seiring meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan antara AS dan Iran yang mendorong investor kembali masuk ke aset berisiko, termasuk mata uang negara berkembang di Asia.
>>> IDeA Indonesia Akademi Targetkan 70 Persen Peserta Kerja di Luar Negeri pada 2026
Update Terbaru
Sensasi uji aroma langsung ubah cara konsumen belanja parfum
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Kebijakan Baru Insentif EV Bidik Mobil dan Motor Listrik Lokal
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Garuda Muda Gilas Kamboja 5-1 Lewat Aksi Cemerlang Mitchell Baker
Selasa / 28-07-2026, 00:00 WIB
Spesimen Ijazah Jokowi Berbeda dari Lulusan UGM 1985 Menurut dr. Tifa
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Bocoran Harga Global Redmi Note 17 Series Sebelum Peluncuran Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Penampilan Berwibawa Demi Moore dalam MV Animal Milik KATSEYE
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Mengenal Airbus Beluga XL, Pesawat Kargo Unik Penopang Masa Depan Industri
Senin / 27-07-2026, 23:56 WIB
Chrome ARM64 untuk Linux Dirilis Google Tanpa Pengumuman Resmi
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Aturan Sumbangan HUT RI di Surabaya Harus Sukarela Tanpa Paksaan
Senin / 27-07-2026, 23:49 WIB
Sean Diddy Combs Menjalani Hukuman Isolasi Usai Terlibat Perkelahian Penjara
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Pilihan perangkat elektronik paling diminati pembeli di Amazon
Senin / 27-07-2026, 23:43 WIB
Kasus Eric Adjepong: Pelanggaran Perintah Perlindungan Mantan Istri
Senin / 27-07-2026, 23:42 WIB
Aksi N3on dan Ryan Garcia Gelar Cuci Mobil Amal Bantu Korban ICE
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB
Persija Tumbang di Laga Perdana, Shin Tae-yong Ungkap Kendala Tim
Senin / 27-07-2026, 23:35 WIB







