PT IDea Indonesia Akademi Tbk. (IDEA) menargetkan 70% peserta pelatihannya dapat terserap di pasar kerja internasional sepanjang tahun 2026.

Target ini merupakan bagian dari strategi emiten pendidikan tersebut dalam memperluas bisnis penempatan tenaga kerja ke luar negeri.

>>> TVRI Siarkan Gratis Piala Dunia 2026 Lewat Jaringan Digital

Direktur Utama IDEA, Eko Desriyanto, menyebut pengiriman tenaga kerja ke luar negeri menjadi fokus utama operasional perseroan tahun ini.

Menurutnya, sektor tersebut memiliki potensi pertumbuhan besar seiring meningkatnya permintaan tenaga kerja terampil di berbagai negara.

Untuk merealisasikan target, perseroan akan menaikkan kapasitas pelatihan, memperdalam penguasaan bahasa asing, mengintensifkan sertifikasi profesi, dan memperbanyak kemitraan dengan korporasi serta lembaga penyerap tenaga kerja di negara tujuan.

Manajemen optimistis lini bisnis ini dapat menjadi mesin pertumbuhan baru bagi pendapatan dan laba bersih perusahaan dalam jangka panjang.

Selain menguntungkan secara finansial, program ini dirancang untuk meningkatkan daya saing pekerja domestik di level global.

>>> Polisi Tangkap Dua Penyusup Bawa Molotov di Demo BEM UI

Laba Bersih Melonjak 231%

Sepanjang 2025, IDEA membukukan laba bersih Rp2,77 miliar, melesat 231% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp835 juta.

Lonjakan ini didorong pertumbuhan pendapatan, efisiensi biaya operasional, maksimalisasi daya tampung pelatihan, dan penetrasi unit bisnis baru dengan margin lebih tebal.

Eko Desriyanto mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan strategi perusahaan berada di jalur yang tepat.

Ia memproyeksikan perpaduan bisnis pelatihan yang solid, layanan adaptif berbasis kebutuhan industri, dan penetrasi pasar internasional akan menjadi stimulus utama performa keuangan pada 2026.

>>> 5 Biodata Member Migak Boys Lengkap dengan Instagram, Boy Group Fiktif The Legend of Kitchen Soldier

IDEA berkomitmen menjaga pertumbuhan omzet dan laba berkesinambungan serta memperkokoh posisi sebagai penyedia ekosistem pengembangan SDM terintegrasi di Indonesia.