AS Tolak Visa Suporter Pantai Gading dan Senegal untuk Piala Dunia 2026
Otoritas Amerika Serikat menolak permohonan visa para suporter Pantai Gading dan Senegal yang bersiap menyaksikan langsung Piala Dunia 2026.
Kebijakan ini mengakibatkan pembatalan total rencana keberangkatan rombongan pendukung dari kedua negara Afrika tersebut.
>>> Sepatu Pink Mendominasi Piala Dunia 2026 di Meksiko
Presiden Komite Nasional Pendukung Pantai Gading (CNSE), Julien Kouadio, menyampaikan kekecewaan mendalam. Ia menilai pemerintah AS tidak bersedia menerima kehadiran fans dari negaranya.
"Para pendukung telah membatalkan perjalanan karena pemerintah AS tidak ingin melihat pendukung dari negara-negara tertentu, termasuk Pantai Gading, berada di wilayahnya," kata Julien Kouadio Adonis.
Pembatalan ini sangat berat bagi komunitas fans sepak bola Pantai Gading. Mereka merasa dihalangi untuk menjalankan peran penting dalam mendukung tim nasional.
"Amerika Serikat telah jelas kepada kami, mengatakan mereka tidak ingin melihat para pendukung kami. Situasi ini sangat menyakitkan karena menghalangi tugas suci kami," lanjut Julien.
Senegal Juga Terdampak
Perwakilan Kementerian Olahraga Senegal mengonfirmasi absennya delegasi resmi suporter untuk pertama kalinya. Sebelumnya, Senegal selalu hadir pada edisi 2002, 2018, dan 2022.
"Ini kali pertama kami tidak mengirimkan delegasi karena pembatasan visa oleh AS," ucap Ndeye Dome Thiouf, penasihat komunikasi Kementerian Olahraga Senegal.
>>> Ducati Tak Turunkan Pembalap Pengganti Marc Marquez di MotoGP Catalunya
Kementerian Olahraga Senegal telah berupaya membiayai keberangkatan para ketua organisasi pendukung. Namun, permohonan visa mereka tetap ditolak.
"Secara pribadi, saya kecewa.
Saya pikir menyelenggarakan Piala Dunia seharusnya tidak menimbulkan begitu banyak masalah," kata Pape Mass Gueye, pentolan suporter Senegal.
Sebagai antisipasi, Pemerintah Senegal mengalihkan dukungan dengan mendistribusikan sekitar 400 tiket per pertandingan kepada warga negara mereka yang sudah menetap di AS.
Masalah penolakan visa juga dilaporkan menimpa wasit asal Somalia, Omar Artan, pekan lalu, serta sejumlah staf pendukung Timnas Iran.
Pada laga pembuka fase grup, Pantai Gading dijadwalkan menghadapi Ekuador di Lincoln Financial Field pada 14 Juni 2026.
>>> Veda Ega Pratama Siap Tempur di Moto3 Catalunya 2026
Senegal akan menantang Prancis di MetLife Stadium pada 16 Juni 2026.
Update Terbaru
Korea Gagal di Piala Dunia 2026, KFA Minta Maaf dan Siapkan Pelatih Baru
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin Padam 30%, Petugas Gunakan Sistem Inject
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Kemendagri Minta Klarifikasi Bupati Purwakarta, Saepul Akui Kesalahan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Amien Rais Sebut PN Jakarta Timur Pengadilan Paling Aneh se-Asia Tenggara
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Hashim Ungkap Ide MBG Sudah Digagas Prabowo Sejak 2006, Tak Akan Dihentikan
Jumat / 03-07-2026, 22:37 WIB
Bank Mandiri Kumpulkan 7.000 Kantong Darah Lewat Program Donor 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB
Adik Prabowo Disebut Untung dari Piala Dunia 2026, Ini Kata Arsari Group
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB
Wujud Samsung Galaxy Z Fold8 'Wide' dari Dekat, Jelang Rilis 22 Juli
Jumat / 03-07-2026, 22:36 WIB
Kasasi Ditolak MA, Vonis 12 Tahun Penjara Hakim Djuyamto Inkrah
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Wamendagri Kecam Pembakaran Pesawat AMA di Yahukimo
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
David Nascimento Resmi Jadi Pelatih Timnas Indonesia U-17
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Timnas Indonesia Andalkan Pemain Super League di Piala AFF 2026
Jumat / 03-07-2026, 22:01 WIB
Sengketa Subnautica 2 Berakhir, Krafton Setuju Beri Bonus ke Semua Karyawan
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB
Tekanan Live-Service di Suicide Squad: Kill the Justice League Hampir Buat Developer Hengkang
Jumat / 03-07-2026, 22:00 WIB






