Kementerian ESDM Antisipasi Lonjakan Konsumsi Pertalite Pascakenaikan Pertamax
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi Pertalite setelah PT Pertamina Patra Niaga menaikkan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter.
Langkah pengawasan ketat dilakukan karena disparitas harga yang tinggi berisiko memicu migrasi konsumen nonsubsidi ke bahan bakar bersubsidi.
>>> Enam Chatbot AI Bersaing Prediksi Juara Piala Dunia 2026, Spanyol dan Prancis Unggul
Pihak kementerian berjanji akan memaksimalkan kuota yang tersedia agar tepat sasaran, seperti dilansir dari Bloomberg Technoz pada Jumat (12/6/2026).
Pemantauan Realisasi Pertalite
Juru bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia menjelaskan bahwa pemantauan realisasi Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite terus berjalan demi menekan risiko konsumsi berlebih pada tahun ini.
"Yang penting masyarakat terpenuhi, tapi di satu sisi beban fiskal juga tidak terlalu berat," kata Anggia di Kantor Kementerian ESDM, Kamis (11/6/2026).
Anggia menambahkan bahwa penyesuaian harga bensin RON 92 di dalam negeri saat ini sebenarnya masih berada di bawah nilai pasar jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga yang mencapai Rp20.000 hingga Rp21.000 per liter.
"Jadi kenaikan atau penyesuaian yang dilakukan sekarang ini sebenarnya masih jauh di bawah harga keekonomian. Namun ini adalah pilihan terbaik jalan tengah, agar dua-duanya bisa survive," ujarnya.
Kekhawatiran Akademisi
Pakar energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi memprediksi lonjakan konsumsi tidak terhindarkan karena selisih harga mencapai Rp6.250 per liter.
>>> IHSG Melonjak 1,84 Persen ke Level 5.994 pada Awal Perdagangan 12 Juni 2026
"Dampak lain migrasi dari Pertamax ke Pertalite akan meningkatkan kuota Pertalite.
Kalau tidak ada penambahan kuota Pertalite pascakenaikan harga Pertamax, kelangkaan Pertalite akan terjadi," kata Fahmy dalam keterangan tertulis, Rabu (10/6/2026).
Update Terbaru
3 Pemain Timnas Indonesia Dicoret dari Skuad Piala AFF 2026 Lawan Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Respon Airlangga Hartarto Soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Garuda Unggul di Babak Pertama, Ini Analisis Indonesia vs Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
DPR Kecam Kekerasan Massa dan Desak Penegakan Hukum Tegas
Senin / 27-07-2026, 22:42 WIB
Gantikan Jay Idzes, Rizky Ridho Pimpin Lini Belakang Garuda
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Iran Tegaskan Belum Ada Negosiasi dengan AS dan Desak Perubahan Sikap Washington
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Tujuh Polisi Diperiksa Bareskrim, Wakapolres Tangsel Buka Suara
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Pabrik Garmen Hong Kong PHK 846 Pekerja, Ini Penjelasan Said Iqbal
Senin / 27-07-2026, 22:35 WIB
Gol Debut Mitchell Baker di Menit Keenam Bawa Timnas Indonesia Ungguli Kamboja
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Hindari 7 Kebiasaan Ini agar Barang Bawaan Tak Dicuri di Bandara
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Baker Brace di Menit ke-15, Timnas Indonesia Ungguli Kamboja 2-0
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Kasat Narkoba Tangsel Dinyatakan Tak Terlibat Etomidate, Pemeriksaan Lanjut
Senin / 27-07-2026, 22:28 WIB
Iran Peringatkan Ukraina Akan Konsekuensi Serangan Kapal Kargo
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB
Amran Pastikan Kementan Tetap Produktif Meski Kursi Wamentan Kosong
Senin / 27-07-2026, 22:21 WIB







