Harga Honda Prelude Meroket hingga Rp 1,4 Miliar di Pasar Mobil Bekas
Honda Prelude yang baru saja meluncur di Indonesia mulai mengalami fenomena goreng harga atau upping price di pasar sekunder.
Sedan coupe hybrid tersebut ditawarkan kembali dengan harga jauh di atas banderol resmi yang ditetapkan pabrikan.
>>> Polisi Alihkan Arus Lalu Lintas Bundaran HI Imbas Demo Mahasiswa
PT Honda Prospect Motor (HPM) sebenarnya memasarkan mobil sport elektrifikasi ini dengan harga Rp 974,9 juta.
Namun, sebuah unit baru langsung muncul di situs jual beli mobil bekas dengan harga mencapai Rp 1,4 miliar.
Kondisi tersebut menunjukkan adanya selisih harga sekitar Rp 400 juta dibandingkan dengan harga resmi pabrikan.
Lonjakan harga ini dipicu oleh tingginya permintaan pasar yang tidak sebanding dengan ketersediaan unit.
Fenomena goreng harga ini terjadi karena Honda Prelude hanya dialokasikan sebanyak 150 unit untuk pasar Indonesia pada tahun ini.
Keterbatasan jumlah unit membuat mobil ini menjadi incaran utama para kolektor dan penggemar setia Honda.
Situasi kelangkaan tersebut dimanfaatkan oleh sebagian pihak untuk meraih keuntungan dengan menjual kembali kendaraan pada harga yang lebih tinggi.
Antisipasi Pabrikan
Menanggapi hal ini, pihak keagenan merek sebenarnya telah menyiapkan langkah antisipasi.
Sales & Marketing and After Sales Director HPM Yusak Billy menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan mekanisme pemesanan khusus.
Sistem ini dirancang untuk memprioritaskan konsumen personal yang benar-benar ingin mengendarai mobil tersebut.
"Sebetulnya kami sudah memiliki mekanisme pemesanan Honda Prelude yang memprioritaskan konsumen perseorangan yang benar-benar ingin memiliki dan menggunakan mobil ini," kata Billy.
>>> Aksesori Eksklusif Lexus ES Jepang: Body Kit Aerodinamis hingga Pengharum Kaki
Ketentuan Ketat Proses Administrasi
Salah satu aturan ketat yang diberlakukan pabrikan adalah pembatasan perubahan nama konsumen.
Update Terbaru
John Hickenlooper Menang Pemilihan Pendahuluan Senat AS Colorado
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
DFSK E5 Plus Raup Hampir 1.000 Pesanan dalam Lima Hari
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
BRIN dan Kemendes Kolaborasi Wujudkan Desa Mandiri Berketahanan Iklim
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
Prabowo Tegaskan Hukum Tak Boleh Jadi Alat Balas Dendam Politik
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
IHSG Dibuka Hijau ke Level 5.688, Investor Asing Jual Bersih Rp1,04 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
Polri Anugerahkan Medali Kehormatan Loka Praja Samrakshana kepada Presiden Prabowo
Rabu / 01-07-2026, 10:56 WIB
Suporter Jerman Freddy Viral, Dongkrak Sentimen Positif AS terhadap Jerman
Rabu / 01-07-2026, 10:55 WIB
Rupiah Makin Loyo ke Rp17.965 per Dolar AS Pagi Ini
Rabu / 01-07-2026, 10:55 WIB
Ada Indonesia, Ini Daftar 3 Pulau Surga Tersembunyi di Asia Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 10:55 WIB
Khutbah Jumat 3 Juli 2026 Ajak Umat Muhasabah Memasuki Tahun Baru Hijriah
Rabu / 01-07-2026, 10:51 WIB
Meksiko Unggul 2-0 atas Ekuador di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Siap Petakan Potensi Ekonomi Kreatif Secara Utuh
Rabu / 01-07-2026, 10:50 WIB
Prabowo Puji 1.000 SPPG Polri: Dapur MBG Terbaik
Rabu / 01-07-2026, 10:49 WIB






