Harga Nikel Mulai Bangkit Akibat Perlambatan Produksi Indonesia
Selama ini, Kuba menjadi pemasok utama bahan mentah bagi pabrik di Alberta, Kanada.
>>> Iran Luncurkan 12 Rudal Balistik ke Pangkalan Militer AS di Yordania
Manajemen sebelumnya memproyeksikan produksi 26.000 hingga 28.000 ton nikel jadi tahun ini, namun target tersebut kini tidak pasti.
Lonjakan Stok di Pasar China
Ketika pertumbuhan cadangan di Barat tertahan, kondisi sebaliknya terjadi di China dengan akumulasi persediaan yang meningkat tajam.
Stok nikel di bursa Shanghai melonjak hampir dua kali lipat sejak awal tahun menjadi 87.671 ton, rekor tertinggi sejak 2017.
Kenaikan ini berlangsung konsisten tanpa dipengaruhi faktor musim. Terdapat estimasi bahwa masih ada stok dalam volume besar yang disimpan secara tertutup di gudang pemerintah China.
Aktivitas impor nikel olahan China tetap kuat, dengan mendatangkan sekitar 231.000 ton sepanjang 2024, tertinggi dalam empat tahun.
Pada periode yang sama, produsen China juga mengapalkan rekor ekspor 171.000 ton nikel, mayoritas ke gudang LME di Asia.
Menurut analisis Macquarie, pemerintah berbagai negara kemungkinan menyerap sekitar 150.000 ton nikel tahun lalu untuk cadangan strategis.
China diduga menjadi salah satu aktor pembeli utama, meskipun tidak dirilis secara resmi.
Tren penguatan impor China berlanjut tahun ini, dengan lonjakan impor nikel olahan sebesar 56% pada Januari-April menjadi 94.000 ton.
Sebaliknya, volume ekspor nikel China merosot tajam menjadi hanya 9.400 ton pada periode yang sama.
Kondisi ini berpadu dengan ekspansi kapasitas peleburan nikel domestik China yang memanfaatkan pasokan bahan baku dari Indonesia.
Hal tersebut membuat persediaan dalam negeri China terus menumpuk, sehingga harga nikel di Shanghai lebih lemah dibandingkan di London.
Meskipun output nikel Indonesia diproyeksikan menurun tahun ini akibat regulasi pembatasan tambang dan kendala sulfur, dampaknya bagi pasar nikel olahan dinilai belum instan.
>>> Jadwal Matchday 1 Piala Dunia 2026: 11-17 Juni, Meksiko vs Afrika Selatan Pembuka
Sejumlah analis memperkirakan proses penyeimbangan kembali pasar nikel global akan berjalan gradual dan memerlukan waktu lama.
Update Terbaru
Daftar Pekerjaan Paling Terancam AI: Penerjemah hingga Penulis
Sabtu / 04-07-2026, 04:32 WIB
Dark Horse Rilis Edisi Kedua Buku Seni Deva Zan Karya Yoshitaka Amano dengan Sampul Baru
Sabtu / 04-07-2026, 04:14 WIB
Australia Kalahkan Mesir, Mohamed Hany Catat Rekor Dua Gol Bunuh Diri di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 04:14 WIB
FIFA Ubah Jadwal Inggris vs Meksiko di Piala Dunia karena Cuaca Buruk
Sabtu / 04-07-2026, 04:14 WIB
Panduan Main Minecraft Java dan Bedrock Edition agar Makin Jago
Sabtu / 04-07-2026, 04:11 WIB
Panduan Login X Twitter Web dengan Aman dan Anti Ribet
Sabtu / 04-07-2026, 04:11 WIB
Trump Dikabarkan Masih Pertimbangkan Pengampunan untuk Diddy
Sabtu / 04-07-2026, 04:11 WIB
Demokrat Dituding Perangi Program Pilihan Sekolah
Sabtu / 04-07-2026, 04:10 WIB
DPR AS Setujui Anggaran Negara Bagian Hampir $34 Miliar
Sabtu / 04-07-2026, 04:10 WIB
Detail Baru Desain Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce Terungkap
Sabtu / 04-07-2026, 04:10 WIB
Pria Houston Ditangkap karena Rekam Serangan Water Gun ke Tunawisma
Sabtu / 04-07-2026, 04:10 WIB
Mike Vrabel dan Istri Hadiri Pernikahan Taylor Swift Usai Skandal Dianna Russini
Sabtu / 04-07-2026, 04:10 WIB
Swifties Nyanyikan 'Love Story' di Luar MSG Saat Pernikahan Taylor Swift
Sabtu / 04-07-2026, 04:09 WIB
4 Fakta Menarik Spanyol vs Austria, La Furia Roja Mulus ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 04:09 WIB






