Bank Dunia: Kualitas Pekerjaan Buruk Ancam Kelas Menengah Indonesia
Terbatasnya penyediaan lowongan kerja formal yang berkualitas menjadi akar masalah utama.
>>> Millennium Pharmacon Pertahankan Sertifikasi ISO untuk Genjot Pertumbuhan
Akibat minimnya opsi di sektor formal, gelombang lulusan pendidikan tinggi terpaksa beralih ke sektor informal.
Porsi sarjana yang bekerja sebagai buruh atau karyawan formal bergaji menyusut dari 74,1% pada 2018 menjadi 67,8% pada 2025.
Penurunan daya serap sektor formal juga dirasakan oleh lulusan pendidikan menengah atas.
Kelompok ini mencatat penurunan hampir 7 poin persentase dalam kepemilikan pekerjaan formal bergaji pada rentang periode yang sama.
Meski demikian, sebagian lulusan perguruan tinggi masih bisa menembus kelompok pekerjaan informal tingkat atas dengan kenaikan proporsi dari 6,7% pada 2018 menjadi 8,9% pada 2025.
Namun, alternatif ini tidak tersedia bagi pekerja berpendidikan rendah yang akhirnya menumpuk di sektor informal tingkat bawah.
Fenomena ini mengindikasikan terjadinya pembalikan arah dari pola konvensional.
Pendidikan tinggi yang sebelumnya menjadi jaminan untuk meraih pekerjaan formal dan pendapatan lebih baik kini tidak lagi linier akibat lemahnya permintaan tenaga kerja dari dunia usaha.
Kondisi pasar kerja yang tidak seimbang memaksa tenaga kerja terdidik menerima kompromi pekerjaan yang berada di bawah tingkat keterampilan mereka.
Penyerapan massal ke sektor informal ini diprediksi menekan tingkat kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang.
Sektor informal dinilai rentan karena menawarkan keamanan kerja yang rendah, jaminan perlindungan sosial yang minim, serta ruang peningkatan pendapatan yang sangat terbatas.
>>> Disdik Jateng Imbau Pendaftar SPMB Segera Verifikasi Berkas
"Pola ini sejalan dengan semakin tergerusnya upah kelas menengah dan stagnasi perekrutan tenaga kerja di sektor jasa bernilai tambah tinggi," tulis Bank Dunia.
Update Terbaru
Hyundai Ioniq 3 Siap Hadir di GIIAS 2026, Panaskan Segmen EV Ringkas
Jumat / 03-07-2026, 13:01 WIB
Tiffany Ungkap Respons Tak Terduga Byun Yo Han soal HyoRiSoo
Jumat / 03-07-2026, 12:50 WIB
Manga Defying Kurosaki-kun Diadaptasi Menjadi Serial Live-Action Baru
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Mariners Sapu Bersih Angels Berkat Dominasi Bryce Miller
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Badai Petir dan Gelombang Panas Ancam Perayaan 4 Juli di Chicago
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
Olivia Wilde Sutradarai Edward Norton dalam Film Komedi The Invite
Jumat / 03-07-2026, 12:49 WIB
AS Perketat Larangan Kembang Api saat Risiko Kebakaran Hutan Ancaman Hari Kemerdekaan
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Tingkat Vaksinasi Campak Texas Naik Tipis, Masih di Bawah Target Imunitas
Jumat / 03-07-2026, 12:46 WIB
Australia Siapkan Penyesuaian Taktik Hadapi Mesir di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
Jesy Nelson Kampanyekan Skrining Bayi Baru Lahir Usai Diagnosis Kembarannya
Jumat / 03-07-2026, 12:43 WIB
LPEI Buka Akses UKM ke Kanada, Raih Kontrak Ekspor Rp3,4 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Pemerintah Buka Rekrutmen CPNS Guru 2027 untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
Keluarga Dokter Icha Laporkan Tiga Anggota DPRD TTU ke Polda NTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB
KPK Tangkap Bupati Langkat, 1 ASN, dan 5 Swasta dalam OTT
Jumat / 03-07-2026, 12:42 WIB






