Taiwan Usir Kapal Patroli China di Perairan Timur, Tegaskan Kedaulatan
Pemerintah Taiwan menegaskan kedaulatan wilayah maritim mereka tidak dapat diganggu gugat oleh klaim yurisdiksi sepihak dari China.
Penegasan ini muncul setelah Beijing menyelesaikan operasi patroli keamanan di lepas pantai timur pulau tersebut pada Rabu malam.
>>> Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas saat Maraton Internasional
Aksi patroli China dipicu oleh kemarahan Beijing atas rencana pembicaraan formal perbatasan maritim antara Jepang dan Filipina yang diduga mencakup perairan timur Taiwan.
Menanggapi situasi itu, armada penjaga pantai Taiwan bersiaga penuh untuk menghalau segala bentuk intimidasi di wilayah perairan mereka.
Pihak penjaga pantai Taiwan menyatakan Beijing sama sekali tidak memiliki hak hukum di wilayah tersebut.
Mereka memastikan akan selalu mengambil tindakan tegas demi melindungi kebebasan jalur navigasi internasional setiap kali kapal China melintas.
"Kedaulatan maritim negara kami tidak dapat dilanggar," kata penjaga pantai Taiwan dalam sebuah pernyataan.
Otoritas keamanan laut Taiwan juga menambahkan bahwa tindakan pengusiran akan terus dilakukan terhadap semua kapal asing yang mencoba memaksakan aturan hukum sepihak di sana.
"Negara mana pun yang mengklaim yurisdiksi akan diusir tanpa kecuali," kata penjaga pantai Taiwan.
>>> Jadwal Upacara Pembukaan Piala Dunia 2026 Lengkap dengan Jam Tayang dan Siaran Langsung
Sementara itu, media pemerintah China sebelumnya sempat menyebarkan gambar peta operasi yang menunjukkan pergerakan armada mereka mengepung Taiwan.
Manuver ini disusul laporan gangguan terhadap tiga kapal dagang yang dipaksa memberikan informasi rute oleh pihak China.
Juru bicara Penjaga Pantai Taiwan, Hsieh Ching-chin, mengonfirmasi pada hari Kamis bahwa beberapa awak kapal dagang sempat membalas interogasi tersebut karena tekanan di lapangan.
"China tidak memiliki hak kedaulatan sama sekali di perairan timur Taiwan," kata Hsieh Ching-chin.
Hsieh memastikan patroli rutin Taiwan akan tetap menjaga seluruh kapal yang melintas dari segala bentuk pemaksaan yurisdiksi oleh negara luar.
"Administrasi Penjaga Pantai kami, terlepas dari kewarganegaraannya, akan mengusir tanpa kecuali kapal mana pun yang terlibat dalam upaya menegakkan yurisdiksi, untuk mempertahankan kedaulatan kami," kata Hsieh.
Hingga saat ini, China terus mengintensifkan tekanan militer dengan mengirim jet tempur dan kapal perang di sekitar Taiwan hampir setiap hari.
>>> R&I Fest 2026 Siap Digelar di JIEXPO Kemayoran, Hadirkan Iwan Fals hingga Dewa 19
Di sisi lain, Presiden Lai Ching-te yang dianggap sebagai separatis oleh Beijing tetap menyatakan bahwa masa depan Taiwan hanya boleh ditentukan oleh rakyatnya sendiri.
Update Terbaru
Film 20 Tahun Sgt. Frog dan Anpanman 2026 Masuk 5 Besar Box Office Jepang
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Rupiah Sore Ambles ke Rp17.995 per Dolar AS, Makin Mepet Rp18 Ribu
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Polri Dukung Proses Hukum di Kejagung usai Brigjen Lalu Tersangka MBG
Kamis / 02-07-2026, 17:10 WIB
Kalshi Luncurkan Kontrak Prediksi Piala Dunia 2026 untuk Warga AS
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Olivia Wilde Bawa Film Komedi 'The Invite' ke Sundance
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Newcastle Alihkan Fokus ke Bakat Muda Usai Jual Tonali £100 Juta
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
TVS Resmi Luncurkan Skutik 110 Cc Rp19 Jutaan, Siap Saingi Honda Beat
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Dokter Tifa Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli di Sidang dan Publik
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Berkat Inovasi Hear in Hijab
Kamis / 02-07-2026, 17:07 WIB
WINGS Group Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Jawa Timur, Bantu 20 Anak
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Prabowo Sambut Hangat Presiden Belarus Lukashenko di Istana Merdeka
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang Tetap Normal
Kamis / 02-07-2026, 17:05 WIB
Menginap di Daloha Beach & Dive Resort, Sajikan Sinema Alam dari Fajar hingga Senja
Kamis / 02-07-2026, 17:01 WIB
Rekomendasi Build Columbina Genshin Impact: Skill, Artefak, dan Party
Kamis / 02-07-2026, 17:00 WIB






