Sektor Furnitur Nasional Percepat Transformasi Digital demi Efisiensi Usaha
Sektor furnitur nasional kini memacu langkah transformasi digital.
Langkah ini diambil untuk memenuhi kebutuhan pelaku usaha dalam menjalankan operasional bisnis yang lebih efisien, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika pasar.
>>> Knicks Comeback Dramatis Kalahkan Spurs di Final NBA
Ekspansi bisnis yang terus berjalan mendorong perusahaan di sektor ini untuk segera mengadopsi teknologi digital.
Penerapan sistem baru diproyeksikan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus memperkokoh daya saing usaha di tengah tingginya permintaan pasar.
Meski pasar terus bertumbuh, pelaku industri furnitur masih menghadapi tantangan manajemen operasional yang rumit.
Kompleksitas tersebut mencakup tata kelola bahan baku, perencanaan produksi, kontrol persediaan barang, hingga sistem pemenuhan pesanan pelanggan.
Saat ini, tidak sedikit pelaku usaha yang masih mengandalkan sistem pencatatan manual.
Pola kerja konvensional dan belum terintegrasi itu dinilai rawan memicu penurunan efisiensi kerja serta menghambat proses pengambilan keputusan strategis.
Kemitraan Strategis untuk Digitalisasi
Founder sekaligus CEO Labamu, Emmanuel van de Geer, menjelaskan bahwa visibilitas dan kontrol operasional yang ketat menjadi pilar penting bagi perusahaan yang ingin memperluas skala bisnis.
Oleh karena itu, adopsi teknologi menjadi kian krusial untuk menopang pertumbuhan berkelanjutan.
"Industri furnitur Indonesia memiliki potensi yang sangat besar, baik di pasar domestik maupun ekspor.
Sehingga kami melihat semakin banyak pelaku usaha yang mulai memanfaatkan teknologi untuk membantu mengelola bisnis mereka dengan lebih baik," ujar Emmanuel di Jakarta, dikutip Kamis (11/6/2026).
Menanggapi kebutuhan tersebut, Labamu resmi menjalin kemitraan strategis dengan Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI).
>>> Saham Nintendo Anjlok Akibat Absennya Game 3D Mario Baru
Sinergi ini diwujudkan lewat peluncuran platform Labamu ERP for Manufacturing yang dirancang khusus bagi industri furnitur domestik.
Update Terbaru
Kylian Mbappe Soal Prancis Jumpa Paraguay di 16 Besar: Itu Nanti, Fokus Saya Mencari AC Sekarang!
Rabu / 01-07-2026, 08:36 WIB
Swedia Digilas Tiga Gol, Gary Neville Sebut Timnas Perancis Berada di Level yang Berbeda
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Honda Jual Accord ke-15 Juta di AS, Adik Pembeli Pertama Jadi Pemilik ke-15.000.001
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Irak Tangkap 47 Pejabat Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Survei: Banyak Bank Sentral Dunia Mulai Kurangi Ketergantungan pada Dolar AS
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Daftar 16 Negara Bebas Visa Indonesia, Turun Drastis dari 169 Negara
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Prabowo Beri Hormat ke Jokowi di HUT Bhayangkara ke-80
Rabu / 01-07-2026, 08:35 WIB
Mbappe Kirim Pesan Menyentuh untuk Deschamps Usai Bungkam Swedia
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Cara Membuat Username WhatsApp agar Bisa Chat Tanpa Nomor HP
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Apple Lobi AS Agar Bisa Pakai Chip RAM China, Harga DRAM Samsung Naik 100% Picu Ancaman Pasokan
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Bandara Paling Berbahaya di Dunia, Tak Semua Pilot Bisa Mendarat di Sini
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Backrooms Rilis Versi Extended, Tambahan 15 Menit Footage
Rabu / 01-07-2026, 08:32 WIB
Motor Jarang Dipakai? Ini Waktu Tepat Ganti Oli Mesin
Rabu / 01-07-2026, 08:31 WIB
Ada yang Turun, Ini Update Harga Terbaru BBM per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:31 WIB






