Iran Ancam Hentikan Laga Piala Dunia 2026 Jika Ada Atribut Tak Resmi di Stadion
Tim nasional sepak bola Iran mengancam akan menghentikan pertandingan mereka pada Piala Dunia 2026 jika menemukan bendera tidak resmi atau slogan yang menyerang tim di dalam stadion.
Langkah tegas tersebut diambil di tengah gelombang kritik publik terkait keikutsertaan Iran dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia yang akan berlangsung di Amerika Utara.
>>> FIFA Siapkan Tiga Seremoni Pembukaan Terpisah untuk Piala Dunia 2026
Ancaman pemboikotan laga di tengah lapangan ini disampaikan langsung oleh Pemerintah Iran melalui otoritas olahraga mereka menjelang bergulirnya kompetisi.
Peringatan dari Menteri Olahraga Iran
"Kami telah memberi tahu FIFA bahwa jika ada bendera tidak resmi yang dibawa ke stadion atau slogan yang ditujukan kepada tim nasional diteriakkan di stadion tempat Iran bermain di Piala Dunia, manajer tim tentu akan bertanggung jawab untuk menghentikan pertandingan," kata Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali.
Pihak kementerian juga menambahkan bahwa komunikasi intensif telah dilakukan dengan pihak penyelenggara terkait pengamanan khusus dalam pertandingan fase grup tertentu.
>>> Presiden FIFA Minta Publik Tenang Sikapi Persoalan Visa Piala Dunia 2026
"Kami telah mendapat jaminan bahwa tidak akan ada insiden yang mengganggu di stadion selama pertandingan melawan Mesir," ujarnya.
Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) bersama pihak Mesir mendesak FIFA melarang aktivitas komunitas LGBTQ+ dalam laga di Seattle yang bertepatan dengan perayaan Pride Weekend.
Selain masalah eksternal tersebut, internal FFIRI juga menghadapi pembatalan alokasi tiket resmi suporter oleh penyelenggara beberapa hari sebelum turnamen dimulai.
>>> Manchester United Bidik Sembilan Pemain Potensial di Piala Dunia 2026
Saat ini skuad asuhan Amir Ghalenoei tengah merampungkan latihan di Tijuana, Meksiko, dan diizinkan otoritas Amerika Serikat memasuki wilayah pertandingan sehari sebelum laga perdana Grup G melawan Selandia Baru pada 15 Juni di Los Angeles.
Update Terbaru
Hyundai Siapkan EV 7-Seater Produksi Lokal, Stargazer Jadi Kandidat
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
Tampil Makin Ikonik, Honda Monkey Dapat Warna dan Motif Jok Baru
Jumat / 03-07-2026, 17:11 WIB
5 Drama Korea Rating Tertinggi Sepanjang Juni 2026
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Trailer The Ninth Jedi Perkenalkan Mantan Jedi Misterius sebagai Antagonis
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Chelsea Kejar Granit Xhaka Usai Tawaran Awal Ditolak Sunderland
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Dua Pemain Luar Mariners Cedera, Rodriguez dan Robles Keluar
Jumat / 03-07-2026, 17:00 WIB
Keturunan Thomas Jefferson dan Pembuat Anggur Virginia Kaji Ulang Warisan Sang Pendiri Bangsa
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Roki Sasaki Gagal Tampil Maksimal, Padang Padang Menang
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Dodgers Bangkit dari Defisit Enam Run, Kalahkan Padres 12-7
Jumat / 03-07-2026, 16:57 WIB
Argentina Hadapi Cape Verde di Babak 32 Besar Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Paralives Tantang Dominasi The Sims dengan Rilis Early Access yang Unik
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Purbaya: Anggaran MBG Tahun Depan Turun, Efisiensi Besar-besaran
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Argentina vs Cape Verde: Panggung Miami dan Dansa Senja Lionel Messi
Jumat / 03-07-2026, 16:56 WIB
Indonesia-Tiongkok Percepat Proyek Twin Parks, Investasi Baru USD500 Juta
Jumat / 03-07-2026, 16:51 WIB






