Harga Bitcoin Melemah ke US$ 61.428 Jelang Keputusan Suku Bunga The Fed
Harga Bitcoin (BTC) melemah pada perdagangan Kamis (11/6/2026) pagi. Investor bersikap hati-hati menantikan arah kebijakan suku bunga The Fed.
Berdasarkan data CoinMarketCap pukul 06.40 WIB, kapitalisasi pasar kripto global turun 0,98% menjadi US$ 2,11 triliun.
>>> IHSG Melonjak 2,71 Persen ke Level 5.902,37 pada 10 Juni 2026
Harga Bitcoin melemah 0,2% ke level US$ 61.428 per koin atau setara Rp 1,1 miliar.
Indeks CoinDesk 20 yang mencerminkan 20 aset kripto terbesar juga terkoreksi 1,23%.
Ethereum jatuh 0,83% ke US$ 1.620, Binance (BNB) turun 0,93% ke US$ 585, XRP ambles 3,41% ke US$ 1,09, Solana (SOL) anjlok 2,56% ke US$ 63,14, dan Dogecoin (DOGE) terpangkas 1,92% ke US$ 0,08.
Bitcoin sempat memangkas pelemahan setelah rilis data inflasi inti AS yang lebih rendah dari ekspektasi.
Namun, aset kripto terbesar ini tetap di zona merah karena pelaku pasar mewaspadai langkah moneter bank sentral AS.
Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan Indeks Harga Konsumen (CPI) tahunan Mei naik 4,2%, sesuai proyeksi.
Secara bulanan, CPI naik 0,5%, sejalan perkiraan dan sedikit lebih rendah dari kenaikan April 0,6%.
Inflasi inti (core CPI) yang tidak termasuk makanan dan energi hanya tumbuh 0,2% pada Mei, di bawah proyeksi 0,3%.
>>> FIFA Resmi Tambah Kuota Peserta Piala Dunia 2026 Jadi 48 Tim
Secara tahunan, inflasi inti naik 2,9%, sesuai ekspektasi dan naik tipis dari 2,8% pada April.
Data tersebut memicu pandangan bahwa The Fed kemungkinan besar mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50%-3,75% pada pertemuan 17 Juni.
Namun, pasar masih memperhitungkan peluang kenaikan 25 basis poin sebelum akhir 2026.
Pasca rilis data, Bitcoin sempat menguat tipis dan bertahan di atas US$ 61.000.
Perdagangan terbaru menunjukkan Bitcoin bergerak di kisaran US$ 61.469, relatif stagnan dibandingkan 24 jam sebelumnya.
Sikap defensif investor juga terlihat di pasar ekuitas dengan melemahnya kontrak berjangka indeks saham AS. Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun merangkak naik menuju 4,5%.
Sebelum data inflasi, CME FedWatch Tool menunjukkan probabilitas 98% The Fed akan mempertahankan suku bunga pada Juni.
>>> Gaya Busana Kerja Berubah, Ini Preferensi Tiap Generasi
Melandainya inflasi inti memberi sedikit angin segar bagi aset berisiko, namun pasar tetap menanti kepastian arah kebijakan moneter AS.
Update Terbaru
Said Iqbal Minta Danantara Dorong Himbara Beri Modal Rp400 M ke PT Pakerin
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
Projo Sebut Ada Kelompok Gelisah dengan Blusukan Jokowi di Lampung
Kamis / 02-07-2026, 03:14 WIB
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






