Kenaikan Harga Pertamax Picu Potensi Migrasi Konsumen ke Pertalite
Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter membuka peluang perpindahan konsumen ke Pertalite. Selisih harga yang semakin lebar diperkirakan mengubah pola konsumsi BBM masyarakat.
Ekonom Center of Reform on Economics (Core), Mohammad Faisal, membenarkan potensi migrasi tersebut. Menurutnya, kenaikan harga yang drastis mendorong konsumen beralih ke BBM yang lebih murah.
>>> IHSG Melonjak 404 Poin di Tengah Kenaikan Harga Pertamax
Namun, Faisal menilai peralihan tidak akan berjalan mulus. Pemerintah menerapkan kontrol ketat pada distribusi dan pemakaian BBM bersubsidi.
Kuota dan pembatasan pasokan mempersempit ruang gerak masyarakat untuk beralih. "Peralihan konsumen ke kelas BBM yang lebih rendah saat ini tidak mudah dilakukan," ujarnya.
Lonjakan harga Pertamax dari kisaran Rp 12.000 menjadi Rp 16.250 per liter dinilai terlalu mendadak. Faisal menyebut penundaan penyesuaian harga sebelumnya menyebabkan akumulasi selisih yang besar.
>>> Ibrahim Maza Yakin Aljazair Kalahkan Argentina di Piala Dunia 2026
Ia menyarankan kenaikan bertahap agar masyarakat bisa menyesuaikan anggaran. Penundaan yang terlalu lama justru memperlebar jarak harga yang harus dikejar.
Dampak kenaikan BBM tidak hanya pada transportasi pribadi. Biaya distribusi logistik juga terpengaruh, berpotensi memicu inflasi yang lebih luas.
>>> Pemerintah Salurkan Gaji ke-13 ASN 2026 Sebesar Rp15,2 Triliun
"Itu dampaknya terhadap inflasi dan terhadap konsumen menjadi sangat besar karena menciptakan satu shock," pungkas Faisal.
Update Terbaru
Israel Luncurkan Serangan Baru ke Lebanon, Area Dekat RS Dibom
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Pilot Warga AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Evakuasi Jenazah
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Ronaldo Akhiri Kutukan Tak Cetak Gol di Fase Knock Out Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Strava dan 24 PSE Lain Terancam Diblokir Komdigi Gara-gara Belum Daftar
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Indosat dan Arsari Group Luncurkan Infra Fiber Teknologi, Kelola 86.000 Km Jaringan Optik
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
China Tutup 12.200 Jurusan Kuliah di Tengah Tingginya Pengangguran Sarjana
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Portugal Sikat Kroasia dan Lolos ke 16 Besar
Jumat / 03-07-2026, 09:22 WIB
Naik Rp11.000, Harga Emas Antam Kini Dijual Rp2.651.000 per Gram
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Komut Pertamina: Keselamatan Kerja Fondasi Utama Keandalan Operasional
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Jerome Polin Sentil 'Negara Sakit' soal Vonis Nadiem, Yusril: Kalau Terbukti Ya Dihukum
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Bank Mandiri Salurkan 3.360 Paket Makanan untuk Pekerja Rentan Lewat Livin' Berbagi
Jumat / 03-07-2026, 09:07 WIB
Kasur Jadi Tempat Sampah, Kisah Pria Numpang 4 Tahun yang Bikin Emosi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
5 Parfum Lokal Unisex dengan Kemasan Mewah dan Unik yang Wajib Dikoleksi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
Panduan Mengakhiri Polemik Lewat Klarifikasi Terbuka bagi Jurnalis Babel 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:01 WIB






