Lintasarta Luncurkan Intelligent Core untuk Percepat Adopsi AI Perusahaan
Lintasarta, perusahaan penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi, resmi meluncurkan Intelligent Core pada Rabu (10/6/2026).
Solusi ini dirancang sebagai fondasi digital terintegrasi untuk mempercepat adopsi kecerdasan buatan (AI) di kalangan korporasi.
>>> Sinopsis Backrooms: Teror Ruang Tak Berujung yang Mendebarkan
Peluncuran Intelligent Core didorong oleh meningkatnya kebutuhan infrastruktur yang kokoh seiring pemanfaatan AI untuk pengembangan bisnis. Lintasarta ingin mengoptimalkan performa teknologi pintar pada operasional perusahaan melalui platform ini.
Intelligent Core mengintegrasikan empat layanan utama: konektivitas internet, cloud, keamanan siber, dan kolaborasi-AI. Penggabungan ini memungkinkan pelaku industri tidak perlu mengelola banyak sistem terpisah saat melakukan transformasi digital.
Tiga Prinsip dan Paket Spesifik Sektor
President Director sekaligus CEO Lintasarta, Armand Hermawan, menyatakan bahwa banyak perusahaan telah mulai memanfaatkan AI. Namun, AI membutuhkan fondasi teknologi yang kuat dan terintegrasi agar dapat bekerja optimal.
"Melalui Intelligent Core, kami membantu pelanggan mengintegrasikan infrastruktur digital dan AI dalam satu solusi yang aman, andal, dan saling terhubung," ujar Armand Hermawan.
Pengembangan Intelligent Core mengacu pada tiga prinsip utama Lintasarta: kedaulatan digital, integrasi layanan, dan pengalaman pengguna yang mulus.
>>> Indosat Raih Dua Penghargaan pada Selular Award 2026
Berdasarkan prinsip tersebut, Lintasarta menyediakan paket spesifik untuk berbagai sektor bisnis.
Sektor perbankan mendapatkan Secure Banking Stack, instansi pemerintah difasilitasi Sovereign Government Stack, sektor manufaktur menggunakan Smart Factory Stack, sektor kesehatan melalui Connected Healthcare, dan industri ritel memanfaatkan Omnichannel Retail.
Penyediaan solusi spesifik ini bertujuan membantu organisasi mempercepat adopsi AI, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat keamanan sistem.
Langkah ini sejalan dengan target Lintasarta menjadi mitra integrasi teknologi digital dan AI bagi pelaku usaha.
Hingga saat ini, Lintasarta telah melayani lebih dari 2.300 pelanggan korporasi di Indonesia.
>>> AI Rancang Vaksin Pertama di Dunia yang Sukses Uji Klinis Manusia
Perusahaan tersebut juga mengelola sebanyak 74.196 jaringan yang tersebar di berbagai sektor industri nasional.
Update Terbaru
CEO Ancam Pecat Karyawan yang Kirim Email Hasil AI Tanpa Edit
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Keterbatasan Anggaran Picu Kreativitas: Penampilan Karakter Cyberpunk 2077 Jadi Bagian Cerita
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Sony Hentikan Produksi Disk Fisik pada 2028, Ironi Janji 'Keep It Forever'
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
HIDIVE Rilis Dub Inggris untuk The World Is Dancing, The Forsaken Saintess, dan Film The Dangers in My Heart
Kamis / 02-07-2026, 02:35 WIB
Remow's 'It's Anime' Tayangkan My Stepmother and Stepsisters Aren't Wicked di YouTube
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Krejcikova Singkirkan Andreeva di Wimbledon, Djokovic Hadapi Tsitsipas
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Bruins Rekrut Clifton dan Harris untuk Perkuat Lini Pertahanan
Kamis / 02-07-2026, 02:30 WIB
Jett Harrison, Adik Marvin Harrison Jr., Resmi Bergabung dengan Ohio State
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Piala Dunia 2026 Catat Rekor Penonton Berkat Suporter AS
Kamis / 02-07-2026, 02:29 WIB
Hakim Persingkat Waktu Tanggapan Trump dalam Kasus Carroll
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
AS Tangkap Mantan Pejabat Kuba Carlos Antonio Lloga Dominguez
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Boston Bruins Perkuat Lini Pertahanan dengan Clifton dan Harris
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
Panduan Konversi BBM ke Gas untuk Kendaraan: Hemat 50-70% Biaya Bahan Bakar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB
BPS: Inflasi April 2026 Melandai ke 0,13%, Neraca Dagang Surplus USD 3,53 Miliar
Kamis / 02-07-2026, 02:28 WIB






