IHSG Melonjak 7,57% ke 5.746 Setelah BI Naikkan Suku Bunga
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat lonjakan tajam sebesar 7,57 persen pada penutupan perdagangan Selasa (9/6/2026).
Indeks berakhir di posisi 5.746.
>>> IHSG Diprediksi Lanjut Menguat pada Rabu 10 Juni 2026
Langkah mengejutkan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50 persen menjadi pendorong utama penguatan indeks.
Kebijakan moneter tersebut memicu apresiasi rupiah dan memulihkan kepercayaan pelaku pasar domestik.
Faktor lain yang menyokong IHSG adalah rencana pemberian dukungan likuiditas melalui buyback saham pada perusahaan BUMN. Sentimen positif ini merangsang gairah belanja investor di lantai bursa.
Aksi jual bersih investor asing tercatat menembus Rp 2,5 triliun di pasar reguler. Namun, tekanan jual tersebut tidak mampu menghentikan laju kenaikan IHSG.
Proyeksi Teknikal IHSG
Berdasarkan riset harian SAPA MENTARI BRI Danareksa Sekuritas pada Rabu (10/6/2026), IHSG berpeluang melanjutkan tren pemulihan.
Support indeks berada di level 5.630, sementara resistance diproyeksikan pada 5.850.
>>> Stadion Jordan-Hare Penuh Suporter Jelang Argentina vs Islandia
Kondisi oversold setelah tekanan koreksi tajam sebelumnya dinilai masih menyisakan ruang bagi kenaikan lanjutan. Harapan penguatan semakin besar jika pemulihan rupiah dan sentimen domestik tetap stabil.
Di pasar global, Dow Jones naik 0,17 persen ke 50.872,11.
Sementara S&P 500 turun 0,26 persen ke 7.386,65 dan Nasdaq melemah 0,97 persen ke 25.678,82.
Saham RATU berhasil memantul dari zona support 3.610–4.070 dengan target batas atas 4.810–5.500.
Saham BMRI sukses melewati resistance psikologis 4.000 dan berpotensi menuju area resistance baru.
Saham HRTA menembus resistance minor di 2.080 pada grafik satu jam. Peluang kenaikan menuju resistance berikutnya masih terbuka selama harga bertahan di atas level tersebut.
>>> Ketegangan Timur Tengah Picu Penurunan Kunjungan Turis di Dubai
Sebaliknya, saham DPUM mengalami penolakan di area 206–222 seiring melemahnya MACD. Investor diimbau mewaspadai potensi koreksi menuju support terdekat di 119.
Update Terbaru
Kubu Reza Gladys Sebut Aksi Rieke Diah Pitaloka Bela Nikita Mirzani Langgar Konstitusi
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
Bentrokan Penggerebekan Narkoba di Katingan, Satu Polisi Gugur
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
147 Federasi Buruh Bersatu Tuntut UU Ketenagakerjaan Berkeadilan
Jumat / 03-07-2026, 06:57 WIB
Menteri Ekraf Dorong Brand Lokal Go Global Lewat Jakarta X Beauty 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Lima Browser Eropa Tawarkan Alternatif Privasi dan Kedaulatan Data
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Cara Memahami Standing Instruction Bansos dan Jadwal Pencairan KKS Mandiri 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:52 WIB
Sekai Project Rilis Visual Novel Jewelry Hearts Academia di Barat
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun Bersama Toronto Raptors
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Film Kompilasi Maebashi Witches Emoemories: Blooming Witches Tayang 23 Oktober di Jepang
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Sepanjang Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Jack Smith Bicara Ancaman Dakwaan Federal di MS NOW
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
California Selatan Perketat Aturan Kembang Api Akibat Risiko Kebakaran
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Trump Debuts Pesawat Air Force One Renovasi Rp6,4 Triliun, Perpustakaan Palsu Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB






