Kenaikan BI Rate Diprediksi Tekan Daya Beli Rumah Kelas Menengah
Masyarakat kelas menengah berpotensi menunda pembelian aset besar seperti rumah dan sepeda motor akibat lonjakan bunga pinjaman pascakenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia pada Selasa (9/6/2026).
Langkah moneter bank sentral tersebut diambil guna memperkuat nilai tukar rupiah dan mengendalikan inflasi barang.
>>> PT Pradiksi Gunatama Tbk Targetkan Omset Rp973 Miliar pada 2026
Kendati demikian, kebijakan ini berdampak langsung pada peningkatan beban cicilan konsumen karena perbankan cenderung merespons cepat perubahan intervensi pasar tersebut.
Ekonom Senior INDEF Tauhid Ahmad menjelaskan bahwa penyesuaian bunga pinjaman untuk sektor konsumsi dan investasi biasanya berjalan jauh lebih agresif dibandingkan saat terjadi penurunan suku bunga acuan.
"Biasanya kenaikan BI rate lebih cepat direspons oleh kenaikan suku bunga pinjaman untuk kredit konsumsi dan kredit investasi.
Beda kalau BI menurunkan suku bunga, perbankan biasanya menurunkan suku bunga lebih lambat. Tapi kalau naik biasanya lebih cepat.
Biasanya dalam sebulan akan naik," kata Tauhid kepada detikcom, Selasa (9/6/2026).
Kenaikan ini diproyeksikan merembet ke berbagai sektor pembiayaan, mulai dari Kredit Pemilikan Rumah (KPR) hingga platform pinjaman online yang dikelola oleh para pelaku usaha terikat pasar.
"Termasuk tadi KPR biasanya mengikuti. Termasuk pinjaman online juga bunganya pasti oleh pelaku usaha akan ikut naik.
Konsekuensinya seperti itu," tegas Tauhid.
Dampak finansial ini diyakini bakal memukul kelompok masyarakat kelas menengah, sehingga mereka terpaksa mengatur ulang strategi keuangan domestik atau memilih opsi tenor yang membebani akumulasi biaya total.
"Bagi kelas menengah mereka akan menghitung ulang apakah membeli barang yang mahal dengan cicilan tenor panjang atau justru lebih pendek.
Jadi kalau bunga naik ya biasanya mereka bisa saja memanjangkan (tenor), tapi beban totalnya akan lebih berat," jelasnya.
Update Terbaru
Tanggal Rilis Samsung Galaxy Z Flip8 dan Z Fold8 Bocor, Fix 22 Juli?
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Daihatsu Ayla Tipe M Masih Jadi Mobil Baru Termurah di RI, Rp140,2 Juta
Jumat / 03-07-2026, 12:00 WIB
Lima Kontestan Love Island UK Tersingkir Setelah Casa Amor Recoupling
Jumat / 03-07-2026, 11:51 WIB
Naik Ojol Saat Liburan di Bali, Huening Bahiyyih Bikin Heboh Penggemar
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Aikatsu Stars! Dapatkan Film 10 Tahun pada Musim Semi 2027
Jumat / 03-07-2026, 11:50 WIB
Jaket Langka Wilt Chamberlain Ditemukan di Goodwill, Dilelang hingga Rp3,9 Miliar
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Petkovic Hadapi Timnas Swiss yang Pernah Dilatihnya di Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Dinas Kesehatan Mississippi Buka Klinik Imunisasi untuk Siswa
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Peringatan Cuaca Ekstrem di Calgary Dicabut Setelah Badai Canada Day
Jumat / 03-07-2026, 11:49 WIB
Luka Modric Makin Dekat Akhiri Karier, Piala Dunia 2026 Berpotensi Jadi Laga Terakhir
Jumat / 03-07-2026, 11:48 WIB
Lumba-lumba Hidung Botol di Adriatik Ikuti Kapal Pukat karena Overfishing
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi Jenazah Pilot AS Korban KKB
Jumat / 03-07-2026, 11:46 WIB
Christian Brothers Pertahankan Pelaku Kekerasan Seksual Anak dengan Alasan Injil
Jumat / 03-07-2026, 11:43 WIB
Vertiv Perluas Pabrik di Malaysia, Bidik Lonjakan Permintaan Infrastruktur AI di Asia
Jumat / 03-07-2026, 11:42 WIB






