Amazon Berpeluang Ambil Alih Hak Publishing Game James Bond Masa Depan
Peluncuran 007 First Light menjadi momen penting bagi IO Interactive sekaligus membangkitkan kembali reputasi waralaba James Bond.
Permainan mata-mata ini mengadopsi elemen mekanis dari seri Hitman yang memberikan kebebasan penuh kepada pemain.
>>> Cara Mendapatkan Cuan dari TikTok Terbaru 2026
Para pemain dapat menyelesaikan misi melalui berbagai opsi strategi.
Pilihan yang tersedia meliputi aksi tembak-menembak, manipulasi karakter non-pemain (NPC) via interaksi sosial, hingga penyusupan senyap ke area terlarang.
Kesuksesan performa komersial game ini langsung memicu perhatian dari pihak Amazon selaku pemegang kendali baru atas lisensi tersebut.
Game ini mencatatkan angka penjualan sebanyak 1,5 juta kopi hanya dalam durasi 24 jam pertama.
Amazon MGM Pegang Kendali Hak Game Bond Masa Depan
Dalam wawancara bersama Polygon, GM Gaming di Amazon, Jeff Gattis, mengungkapkan bahwa 007 First Light tidak termasuk dalam kesepakatan saat perusahaan mengakuisisi hak waralaba James Bond.
Proyek tersebut tetap berada di bawah kendali penuh IO Interactive karena kontraknya sudah berjalan lebih awal.
>>> Kementerian Kehutanan Sita 103 Reptil Asli Indonesia dari Penyelundup
Meski demikian, Jeff Gattis menyatakan bahwa proyek-proyek masa depan termasuk potensi sekuel akan dikelola oleh MGM dan berpeluang besar melibatkan Amazon Game Studios.
Merespons situasi tersebut, perwakilan Amazon kemudian memberikan penjelasan tambahan melalui media VGC.
"Pihak Amazon MGM saat ini memegang hak atas pengembangan game James Bond di masa depan, tapi masih terlalu dini untuk membahas proyek berikutnya."
Juru bicara tersebut menyatakan bahwa Amazon memiliki hubungan kerja sama yang berjalan sangat baik dengan IO Interactive.
Pihaknya juga mengapresiasi pencapaian yang sudah diraih bersama lewat komersialisasi 007 First Light.
Pernyataan resmi ini memunculkan peluang bahwa IO Interactive bisa dipertahankan sebagai pengembang untuk proyek sekuel, sementara Amazon Game Studios bertindak sebagai publisher.
>>> Jemaah Haji Indonesia Padati Pasar Kakiyah Makkah untuk Berburu Oleh-Oleh
Namun, Amazon juga memiliki opsi untuk mengambil alih seluruh proses produksi secara mandiri di masa mendatang.
Update Terbaru
Turki Kalahkan Amerika Serikat di Laga Pamungkas Grup Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 13:10 WIB
Aktor Jiro Sato Dituduh Lakukan Pelecehan ke Ai Hashimoto saat Syuting
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
New York Times Ulas Aturan Offside Piala Dunia yang Makin Kompleks
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
Timnas AS Hadapi Bosnia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
Kerapuhan Pertahanan Bayangi Swiss dan Aljazair Jelang Laga Knockout
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Lisa Kudrow dan Jean Smart Bersaing di Emmy Komedi
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Populasi Ternak Global Melonjak 50 Persen, Ancam Satwa Liar dan Ekosistem
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Folarin Balogun Cetak Gol Lalu Dapat Kartu Merah di Kemenangan AS atas Bosnia
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
DFI Retail Nusantara Genjot Pertumbuhan Lewat Omnichannel, Guardian dan IKEA Jadi Andalan
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Prabowo Terima Presiden Belarus Lukashenko di Istana Hari Ini
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Polri Tetapkan Samin Tan Tersangka Korupsi BBM, Negara Rugi Rp486 M
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Sarah Gibson Ungkap Isi Pesan Terakhir untuk Diska Resha, Tegaskan Tetap Prioritaskan Anak Meski Berpisah
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB
RI-Rusia Targetkan Implementasi Spaceport Biak pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB
Kode Blox Fruits Terbaru Juli 2026: Dapatkan Double EXP dan Belly Gratis
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB






