Kreativitas IP Lokal Anak Muda Indonesia Berpotensi Jadi Tambang Cuan
Kreativitas anak muda Indonesia dalam menciptakan intellectual property (IP) lokal dinilai berpotensi menjadi 'tambang' cuan yang besar. Namun, diperlukan kolaborasi untuk mewujudkannya.
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menyebut bisnis berbasis IP sebagai 'tambang baru' yang memiliki potensi ekonomi besar.
>>> 6 Jenis Cangkir Kopi yang Memengaruhi Rasa dan Karakter Minuman
"Jadi ini bisnis IP, makanya IP bisnis ini juga dibilang bahwa 'The New Mining', jadi tambang baru," kata Riefky seperti dikutip dari Antara, Sabtu (6/6/2026).
Riefky mencontohkan IP global seperti Gundam dan Pokemon yang mampu menghasilkan pendapatan besar selama puluhan tahun.
Nilai ekonomi Pokemon pada 2025 bahkan telah mencapai sekitar Rp2.500 triliun dari satu IP.
"IP Gundam dalam 47 tahun menghasilkan sekitar 26 billion US Dollar atau sekitar Rp460 triliun.
Selain itu IP Pokemon dalam 30 tahun itu menghasilkan 92 billion US Dollar, sekitar Rp1.600 triliun," ujarnya.
>>> INDEF: Ekspor Satu Pintu PT DSI Berpotensi Gerus PNBP Negara
Kolaborasi Kunci Sukses IP Lokal
Menurut Riefky, untuk bisa menjadi sebesar itu, diperlukan kolaborasi antara pelaku industri, komunitas kreatif, dan pemanfaatan teknologi.
Kolaborasi tersebut bisa menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan sektor kreatif nasional.
"Kalau kita kelola dengan benar, ini yang kita sedang dorong adalah apakah itu IP karakter yang munculnya dari video games, apakah dari merchandise, apakah nanti digunakan untuk trading cards, komik, box office film, home entertainment, buku, musik, atau video klip," katanya.
Riefky menilai kreator IP lokal saat ini memiliki posisi strategis yang dapat disejajarkan dengan sektor tambang. "Ini akan jadi bisnis yang juga enggak kalah besar dari bisnis tambang.
>>> Survei Indikator: Nilai Ziswaf dan Kurban Tembus Rp343 Triliun
Indonesia memiliki talenta kreatif, kekayaan budaya, dan potensi ekonomi kreatif yang sangat besar," tutupnya.
Update Terbaru
Square Enix Buka Peluang Final Fantasy 15 Hadir di Switch 2
Sabtu / 04-07-2026, 20:52 WIB
Mantan Kepala MachineGames Kini Pimpin Arkane Lyon, Pengembang Marvel's Blade
Sabtu / 04-07-2026, 20:52 WIB
Arthur Fery Hadapi Zizou Bergs di Babak Ketiga Wimbledon
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
JioStar Angkat Prashant Khanna Pimpin Hak Siar Olahraga dan Inovasi
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Jadwal Lengkap Liga Inggris Premier League 2026/2027, Daftar Pertandingan dan Jam Tayang
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Pemprov DKI Perkuat Digitalisasi Transaksi, QRIS Jakarta Capai 38 Persen Nasional
Sabtu / 04-07-2026, 20:50 WIB
Beralih ke Samsung Galaxy, Fitur Google Ini Terasa Usang
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Cara Mudah Dapatkan 100 Ribu Saldo DANA dari Aplikasi Penghasil Uang 2026
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Microsoft Mulai Pensiunkan Tiga Fitur Lama SharePoint, Pengguna Diminta Segera Migrasi
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Opera Luncurkan Paste Protect untuk Lindungi Clipboard dari Malware
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Mantan Engineer Microsoft Sindir Windows 11, Bikin Notepad Hanya 2,5 KB Tanpa AI
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Pernikahan Taylor Swift-Travis Kelce: Lena Dunham Bikin Lelucon Kasar dalam Pidato
Sabtu / 04-07-2026, 20:49 WIB
Kepala Sampai Benjol, Messi Akui Cape Verde Lawan Kuat
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB
Metode Modern Dobelkan Cuan Petani, Ongkos Tanam Susut Rp2,4 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 20:22 WIB







