Telkom Gelar Forum Kedaulatan Digital Nasional, Perkuat Ekosistem Cloud, AI, dan Keamanan Siber
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menyelenggarakan Forum Kedaulatan Digital Nasional di Telkom Landmark Tower, Jakarta, pada Rabu (3/6/2026).
Acara ini bertujuan memperkuat kolaborasi dalam membangun fondasi cloud, kecerdasan artifisial (AI), dan keamanan siber nasional yang berdaulat.
>>> Ramai-ramai Seleb Ikut Komen Rupiah Rp18.000 per Dolar AS
Forum tersebut mempertemukan regulator, BUMN strategis, pelanggan enterprise, serta delapan mitra teknologi global.
Langkah ini menjadi wujud nyata penerjemahan visi deklarasi Kebangkitan Kedaulatan Teknologi Indonesia menjadi blueprint dan roadmap melalui tiga pilar utama: Sovereign Cloud, Sovereign AI, dan Sovereign Cybersecurity.
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia turut hadir untuk menyelaraskan arah pembangunan ekosistem digital dengan kebutuhan nasional.
Sinergi ini diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital sekaligus menjaga kepentingan strategis Indonesia.
Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital, Sonny Hendra Sudaryana, menekankan pentingnya sinergi lintas sektor.
"Penguatan sovereign cloud, AI, dan cybersecurity menjadi langkah penting dalam menjaga keamanan data nasional, meningkatkan kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia, serta memastikan transformasi digital nasional berjalan aman, inklusif, dan berkelanjutan," ujarnya.
Kebutuhan strategis terhadap kedaulatan digital memerlukan keterlibatan aktif seluruh pelaku industri. Telkom memposisikan diri untuk mengawal langkah tersebut melalui strategi jangka panjang perusahaan.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menyatakan bahwa kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi.
>>> Kenali Enam Tanda WhatsApp Disadap untuk Lindungi Data Pribadi Anda
"Kedaulatan digital bukan lagi sekadar isu teknologi, melainkan fondasi daya saing, ketahanan, dan keberlanjutan bangsa di masa depan," katanya.
Menurut Seno, pengendalian data secara mandiri menjadi kunci utama agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen di industri teknologi global.
Update Terbaru
Batal Damai, Kubu Sarwendah Hormati Langkah Ruben Onsu Gugat Hak Asuh Anak
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Bos PLN Ungkap Penyebab Pasokan Listrik Terganggu
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Pernyataan Menteri Desa soal MBG Tuai Kecaman, Netizen: Penghinaan
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Yusril Respons Polemik Sidang Nadiem Makarim: Kalau Ada Pelanggaran, KY yang Menilai
Jumat / 03-07-2026, 08:01 WIB
Casio Rilis Jam Tangan Baby-G BGA-290SA dengan Finishing Metalik Premium
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Maskulinitas dan Gaya Para Bintang Piala Dunia 2026 Pakai Tas Hermes
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Ramalan Zodiak 3 Juli: Libra Banyak Peluang, Sagitarius Dengarkan Saran
Jumat / 03-07-2026, 08:00 WIB
Cara Mencairkan Dana Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sebesar Rp2,1 Juta
Jumat / 03-07-2026, 07:56 WIB
CEO Epic Sebut AI Bisa Selamatkan Destiny 2 dan Bantu Game Sejenis Berkembang
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Manga Mavericks Lisensi Motionless, The Sword of Paros, dan Hero Company
Jumat / 03-07-2026, 07:42 WIB
Vatikan Nyatakan Ekskomunikasi Enam Uskup SSPX
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Kanada dan British Columbia Tandatangani Paket Kerja Sama Multimiliar Dolar
Jumat / 03-07-2026, 07:41 WIB
Vote Kreator Favoritmu untuk Masuk Kredit Film Minecraft
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB
Piala Dunia 2026: AS Lolos Meski Kena Kartu Merah, Kane Selamatkan Inggris
Jumat / 03-07-2026, 07:36 WIB






