GitLab PHK 14 Persen Karyawan, Fokus Investasi AI
GitLab, platform pengembangan perangkat lunak, mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 14 persen dari total tenaga kerjanya.
Kebijakan ini berdampak pada pengurangan sekitar 350 karyawan perusahaan.
>>> EXO PLANET #6 di Jakarta: Jadwal dan Aturan Penting untuk EXO-L
Langkah ini merupakan bagian dari agenda restrukturisasi yang telah diumumkan sejak Mei lalu.
Dalam rencana tersebut, GitLab memutuskan menghentikan operasional di 22 negara serta merampingkan struktur manajemen.
Pengurangan staf dan penataan ulang organisasi dilakukan untuk memperkuat investasi infrastruktur.
Perusahaan kini mengalihkan fokus penuh demi mendukung pertumbuhan beban kerja yang berbasis kecerdasan buatan (AI).
Fokus pada Infrastruktur AI
CEO GitLab, Bill Staples, mengungkapkan bahwa kehadiran AI agentic yang mampu beroperasi secara mandiri memicu tekanan besar pada infrastruktur pengembang perangkat lunak saat ini.
"Oleh karena itu, mulai kuartal ini, kami akan melakukan pembangunan ulang sistem GitLab untuk mendukung pertumbuhan hingga 100 kali lipat seiring meningkatnya penggunaan AI," jelas Staples.
Untuk mengatasi beban infrastruktur tersebut, GitLab tengah berkolaborasi dengan sebuah laboratorium AI rahasia.
Kemitraan ini bertujuan merancang kembali infrastruktur perusahaan agar mampu menampung beban kerja AI yang melonjak drastis.
Selain itu, GitLab berencana membangun sistem penghubung aplikasi (API) yang dioptimalkan khusus bagi AI agent.
>>> Sony Siap Hadirkan FlexStrike untuk Pasar Teknologi Indonesia
Fasilitas baru ini dirancang untuk mendukung kolaborasi pengembang manusia dengan AI, menyediakan context layer, serta mengintegrasikan fitur tata kelola di dalam platform.
Terkait kompensasi karyawan yang terdampak PHK, manajemen GitLab tidak membagikan rincian spesifik mengenai paket pesangon.
Namun, para pekerja biasanya akan memperoleh hak-hak sesuai regulasi ketenagakerjaan yang berlaku di masing-masing negara.
Update Terbaru
YA RAB! Program Terikat Janji Turun ke Posisi 3, Inilah Acara TV dengan Rating Terbaik Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Jab We Met Mega Bollywood Paling Yahud Hari ini 2 Juli 2026 di ANTV
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Jiu Jitsu di Bioskop Trans TV Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sinopsis Spider-Man: Far from Home di Bioskop Trans TV Hari ini 2 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 3 – 5 Juli 2026
Kamis / 02-07-2026, 05:00 WIB
Sony Pilih Jual Monitor dan Speaker daripada Porting Game ke PC
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Video Game History Foundation: Download GTA 6 Bukan Solusi Preservasi
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Black Torch TV Anime Umumkan English Dub Tayang Bersamaan, Cast
Kamis / 02-07-2026, 04:36 WIB
Anak Laki-Laki di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Kontak dengan Kelelawar
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Detroit Tigers Sapu Bersih New York Yankees di Yankee Stadium
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Mantan Pramuka NFL Blaise Taylor Dinyatakan Bersalah atas Pembunuhan Ganda
Kamis / 02-07-2026, 04:35 WIB
Krafton Selesaikan Gugatan, Bayar Bonus Subnautica 2 ke Seluruh Staf
Kamis / 02-07-2026, 04:30 WIB






