FIFA Larang Penonton Bawa Botol Minum di Piala Dunia 2026
FIFA secara resmi melarang penonton membawa botol minum ke dalam stadion selama Piala Dunia 2026.
Keputusan ini diambil untuk meminimalkan risiko pelemparan yang dapat melukai pemain atau penonton lain.
>>> IHSG Anjlok ke Level 5.692 Akibat Tekanan Jual Investor Asing
Aturan baru ini merupakan perubahan dari rencana awal FIFA yang sebelumnya mengizinkan botol minum plastik.
Sebab, turnamen akan berlangsung di musim panas di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat dengan suhu tinggi.
Kebijakan serupa sempat diuji coba pada Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, FIFA kemudian membalikkan keputusan tersebut dalam pemberitahuan terbaru kepada pemegang tiket.
Kritik dari Kelompok Suporter
Langkah FIFA langsung menuai kritik dari komunitas pendukung sepak bola. Direktur Eksekutif Suporter Sepak Bola Eropa, Ronan Evain, menyebut kebijakan ini sebagai risiko kesehatan yang nyata.
>>> KJP Plus Tahap I 2026 Cair Mulai 5 Juni untuk 707.477 Murid
"Ini menunjukkan bahwa sekali lagi, prioritasnya adalah menggenjot pendapatan. Betapa amoralnya untuk mengambil keuntungan dari air di situasi ini," ujar Evain kepada The Guardian.
FIFA berargumen bahwa pelarangan botol minum sudah lazim di berbagai stadion. Mereka mengklaim hanya menyelaraskan regulasi di semua lokasi pertandingan Piala Dunia 2026.
Namun, argumen itu dinilai mengesankan FIFA tidak memiliki kendali atas aturan stadion. Padahal, federasi memiliki otoritas penuh selama turnamen berlangsung.
Perubahan kebijakan ini diduga dipicu oleh kepentingan sponsor. Salah satu sponsor utama, Coca-Cola, memproduksi air minum kemasan Dasani.
>>> Sarwendah Minta Maaf dan Bantah Persulit Ruben Onsu Bertemu Anak
Coca-Cola membantah ikut campur, namun dugaan konflik kepentingan tetap mengemuka.
Update Terbaru
Kubu Reza Gladys Sebut Aksi Rieke Diah Pitaloka Bela Nikita Mirzani Langgar Konstitusi
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
Bentrokan Penggerebekan Narkoba di Katingan, Satu Polisi Gugur
Jumat / 03-07-2026, 07:00 WIB
147 Federasi Buruh Bersatu Tuntut UU Ketenagakerjaan Berkeadilan
Jumat / 03-07-2026, 06:57 WIB
Menteri Ekraf Dorong Brand Lokal Go Global Lewat Jakarta X Beauty 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Lima Browser Eropa Tawarkan Alternatif Privasi dan Kedaulatan Data
Jumat / 03-07-2026, 06:56 WIB
Cara Memahami Standing Instruction Bansos dan Jadwal Pencairan KKS Mandiri 2026
Jumat / 03-07-2026, 06:52 WIB
Sekai Project Rilis Visual Novel Jewelry Hearts Academia di Barat
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Kyle Lowry Resmi Pensiun Bersama Toronto Raptors
Jumat / 03-07-2026, 06:35 WIB
Film Kompilasi Maebashi Witches Emoemories: Blooming Witches Tayang 23 Oktober di Jepang
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Michael Weatherly Kembali ke NCIS untuk Arc Sepanjang Musim 24
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
Jack Smith Bicara Ancaman Dakwaan Federal di MS NOW
Jumat / 03-07-2026, 06:31 WIB
California Selatan Perketat Aturan Kembang Api Akibat Risiko Kebakaran
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Trump Debuts Pesawat Air Force One Renovasi Rp6,4 Triliun, Perpustakaan Palsu Jadi Sorotan
Jumat / 03-07-2026, 06:29 WIB
Penumpang Gelisah Paksa Pendaratan Darurat Pesawat United Express
Jumat / 03-07-2026, 06:28 WIB






