Pendapatan Neto Blibli Tumbuh 34 Persen Ditopang Penjualan Smartphone
PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp 22,4 triliun sepanjang tahun buku 2025.
Angka ini tumbuh 34% secara tahunan (yoy).
>>> DPR AS Loloskan War Powers Resolution Terkait Iran dengan Selisih Tipis
Kategori elektronik konsumen menjadi penyumbang utama pertumbuhan tersebut. Dorongan besar berasal dari peningkatan volume penjualan produk smartphone di pasar.
Perluasan jaringan toko fisik elektronik konsumen turut memperkuat hasil ini. Selain itu, kontribusi dari segmen usaha institusi perseroan juga meningkat dalam mendukung strategi omnichannel.
Strategi dan Ekspansi Blibli
Sepanjang 2025, Blibli menerapkan sejumlah langkah strategis untuk mendongkrak performa usaha.
Fokusnya meliputi peningkatan volume transaksi, penguatan marjin, perbaikan efisiensi operasional, monetisasi, dan penguatan loyalitas pelanggan melalui integrasi ekosistem.
CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto, mengatakan bahwa di tengah pasar yang penuh tantangan, perseroan berhasil memperkuat fundamental usaha.
Hal ini mengarahkan perseroan ke jalur menuju profitabilitas yang semakin jelas.
Ekspansi di segmen ritel luring dilakukan dengan mendirikan 66 toko baru.
>>> Analis Wall Street Proyeksikan Pendapatan AI SpaceX Tumbuh Seratus Lipat
Per 31 Desember 2025, Blibli mengoperasikan 265 toko elektronik konsumen, 4 toko elektronik rumah tangga, serta 1 toko fesyen dan olahraga.
Entitas ini juga mengelola 57 supermarket premium Ranch Market dan 39 home center Dekoruma.
Laba bruto perusahaan naik 19% secara tahunan menjadi Rp 3,9 triliun pada 2025. Rasio beban operasional terhadap pendapatan neto turun dari 34,3% menjadi 26,6%.
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menyepakati perubahan susunan pengurus. Imron Hendrata diangkat sebagai Komisaris Utama baru, dan Cyrillus Harinowo sebagai Komisaris Independen.
Tren positif berlanjut hingga kuartal I-2026 dengan pendapatan neto konsolidasian Rp 7,8 triliun, melonjak 67% yoy. Laba bruto pada periode tersebut mencapai Rp 1,2 triliun.
Kusumo menambahkan bahwa ke depan perseroan akan terus memperkuat kualitas pertumbuhan dan menjaga momentum kinerja melalui pendekatan scale what works.
>>> Veda Ega Pratama Melesat ke Posisi Empat Klasemen Moto3 2026
Dengan fondasi usaha yang semakin kuat dan integrasi ekosistem yang matang, fokus pada profitabilitas berkelanjutan akan dipertahankan.
Update Terbaru
Kini Bungkam, Dulu Sarwendah Bilang Begini soal Isu Pesugihan Gunung Kawi
Kamis / 02-07-2026, 09:22 WIB
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp15.000, Jadi Rp2.640.000 per Gram
Kamis / 02-07-2026, 09:22 WIB
Iran Diguncang Tuduhan Kudeta Politis di Tengah Negosiasi dengan AS
Kamis / 02-07-2026, 09:22 WIB
Said Didu Ajak Galang Donasi untuk Dokter Tifa Jelang Sidang Ijazah Jokowi
Kamis / 02-07-2026, 09:22 WIB
7 Cara Mengurangi Konsumsi Gula Saat Diet, Tetap Bisa Makan Manis
Kamis / 02-07-2026, 09:21 WIB
Lexi Minetree Gantikan Reese Witherspoon sebagai Elle di Serial Prekuel Legally Blonde
Kamis / 02-07-2026, 09:21 WIB
AS dan Iran Sepakat Bentuk Saluran Komunikasi Usai Perundingan Teknis di Qatar
Kamis / 02-07-2026, 09:06 WIB
Arsenal dan Atalanta Buru Winger Muda Leverkusen Usai Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 09:05 WIB
Erling Haaland Bawa Norwegia Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 09:05 WIB
AC Milan Pertimbangkan Rekrut Virgil van Dijk dari Liverpool
Kamis / 02-07-2026, 09:01 WIB
Rob Kardashian Tampil Langka di Pesta Ulang Tahun Khloe Kardashian
Kamis / 02-07-2026, 09:01 WIB
AS dan Iran Majukan Perundingan Doha di Tengah Ketegangan Regional
Kamis / 02-07-2026, 09:01 WIB
USA Hockey Umumkan Skuad 48 Pemain untuk World Junior Summer Showcase 2026
Kamis / 02-07-2026, 09:00 WIB
Pochettino Pimpin USMNT dengan Akar Sepak Bola yang Dalam
Kamis / 02-07-2026, 09:00 WIB






