Pertamina Lubricants Naikkan Harga Pelumas 17 Persen Imbas Rupiah Melemah
PT Pertamina Lubricants resmi menaikkan harga seluruh lini produk pelumas rata-rata 17 persen. Kebijakan ini mulai berlaku pada 2 Juni 2026.
Kenaikan harga dipicu oleh pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS.
>>> Kia Sportage Hybrid Mulai Diproduksi di Pabrik Hyundai Georgia yang Semula Khusus EV
Berdasarkan data Investing, rupiah sempat menyentuh level Rp 18.015 per dollar AS pada Kamis (4/6/2026) pagi.
Angka tersebut menjadi salah satu titik terlemah rupiah, merosot sekitar 90 poin dibanding penutupan sebelumnya di Rp 17.925.
Pelemahan ini menekan industri pelumas yang bergantung pada bahan baku global.
Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, menjelaskan bahwa dinamika global berdampak multidimensi. Ketersediaan dan harga bahan baku global serta dinamika pasar domestik menjadi faktor penentu.
"Situasi global saat ini menyebabkan dampak multidimensi yang salah satunya adalah ketersediaan bahan baku pelumas," kata Rika.
Dampak terhadap Industri dan Kualitas Produk
Industri pelumas nasional sangat bergantung pada bahan baku impor yang dihargai dalam dollar AS. Fluktuasi kurs langsung membebani biaya produksi.
>>> Adu Irit Yamaha FreeGo 125 vs Indomobil Emotor Sprinto: Bensin vs Listrik
Meskipun harga naik, Pertamina Lubricants berkomitmen menjaga kualitas produk. Perusahaan memastikan performa produk tidak akan diturunkan.
"Kami selalu berupaya menjaga kualitas pelumas Pertamina sehingga dapat menjadi jawaban berbagai kebutuhan masyarakat dalam berkendara maupun industri," ujar Rika.
Kenaikan harga ini diprediksi menambah beban biaya servis berkala, terutama bagi kendaraan dengan intensitas penggunaan tinggi.
Menghadapi potensi peredaran barang ilegal, perusahaan mengimbau konsumen lebih selektif. Masyarakat diminta membeli pelumas dari outlet dan channel resmi Pertamina Lubricants.
"Kami menghimbau agar konsumen dan pengguna kendaraan bermotor menggunakan pelumas Pertamina yang diperoleh dari outlet serta channel resmi," kata Rika.
Selain itu, pemilik kendaraan disarankan tetap disiplin dalam perawatan rutin. Pengecekan dan servis berkala perlu dilakukan untuk menjaga performa mesin.
>>> Harga Mobil Diesel Juni 2026: Fortuner, Pajero Sport, GWM, Isuzu
"Pastikan juga untuk selalu menjaga mesin kendaraan tetap prima melalui pengecekan dan servis secara berkala," pesan Rika.
Update Terbaru
Israel Luncurkan Serangan Baru ke Lebanon, Area Dekat RS Dibom
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Pilot Warga AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Evakuasi Jenazah
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Ronaldo Akhiri Kutukan Tak Cetak Gol di Fase Knock Out Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Strava dan 24 PSE Lain Terancam Diblokir Komdigi Gara-gara Belum Daftar
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Indosat dan Arsari Group Luncurkan Infra Fiber Teknologi, Kelola 86.000 Km Jaringan Optik
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
China Tutup 12.200 Jurusan Kuliah di Tengah Tingginya Pengangguran Sarjana
Jumat / 03-07-2026, 09:23 WIB
Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Portugal Sikat Kroasia dan Lolos ke 16 Besar
Jumat / 03-07-2026, 09:22 WIB
Naik Rp11.000, Harga Emas Antam Kini Dijual Rp2.651.000 per Gram
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Komut Pertamina: Keselamatan Kerja Fondasi Utama Keandalan Operasional
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Jerome Polin Sentil 'Negara Sakit' soal Vonis Nadiem, Yusril: Kalau Terbukti Ya Dihukum
Jumat / 03-07-2026, 09:11 WIB
Bank Mandiri Salurkan 3.360 Paket Makanan untuk Pekerja Rentan Lewat Livin' Berbagi
Jumat / 03-07-2026, 09:07 WIB
Kasur Jadi Tempat Sampah, Kisah Pria Numpang 4 Tahun yang Bikin Emosi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
5 Parfum Lokal Unisex dengan Kemasan Mewah dan Unik yang Wajib Dikoleksi
Jumat / 03-07-2026, 09:06 WIB
Panduan Mengakhiri Polemik Lewat Klarifikasi Terbuka bagi Jurnalis Babel 2026
Jumat / 03-07-2026, 09:01 WIB






