Cal Crutchlow: Motor MotoGP Modern Makin Sulit Dikendarai
Mantan pebalap MotoGP Cal Crutchlow menilai motor generasi terbaru saat ini jauh lebih sulit dikendarai dibandingkan saat dirinya masih berkompetisi penuh di kelas utama.
Evaluasi performa kendaraan tersebut ia sampaikan setelah kembali membalap di Sirkuit Mugello, akhir pekan lalu.
>>> Daftar Harga LMPV Juni 2026: Sejumlah Pabrikan Lakukan Penyesuaian
Crutchlow kembali mengaspal dalam ajang MotoGP Italia 2026 untuk menggantikan posisi Johann Zarco di tim LCR Honda.
Penampilan di lintasan tersebut menjadi momen pertamanya balapan di Sirkuit Mugello setelah absen selama tujuh tahun terakhir.
Perkembangan Aerodinamika
Kompleksitas perangkat aerodinamika menjadi salah satu pemicu utama perubahan karakter motor MotoGP masa kini.
Penambahan berbagai elemen tersebut menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce) yang besar, namun sekaligus meningkatkan beban fisik yang harus dikendalikan oleh pebalap.
"Motor-motor sekarang berat, benar-benar berat dengan adanya gaya tekan ke bawah (downforce) dari sayap dan semua perangkat seperti itu," ujar Crutchlow.
Menurutnya, sebagian besar motor sekarang memang seperti itu. Namun, ia merasa lebih berat lagi karena sudah lama tidak mengendarainya.
"Motor-motor sekarang luar biasa.
Tetapi itu bukan berarti mudah dikendarai karena menurut saya sekarang jauh lebih sulit dikendarai dibandingkan sebelumnya," kata Crutchlow.
Perbedaan pengendalian motor ini sangat kontras jika dibandingkan dengan kendaraan yang ia gunakan pada musim balap 2019 dan 2020 lalu.
"Kalau dibandingkan dengan 2022, 2023, dan 2024 saat saya melakukan pengujian untuk Yamaha, sebenarnya mirip.
>>> Risiko di Balik Truk: Jaga Jarak Aman 6 Detik untuk Hindari Kecelakaan
Tetapi kalau dibandingkan dengan 2019 dan 2020, motor sekarang jauh lebih sulit dikendarai," ujar Crutchlow.
Update Terbaru
Timnas Portugal Ikat Pakta Kehormatan untuk Laga Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 10:51 WIB
Spanyol Kalahkan Austria, Lamine Yamal Kembali dari Cedera
Jumat / 03-07-2026, 10:51 WIB
Buku Baru Trump Laris 300.000 Eksemplar di Pekan Pertama
Jumat / 03-07-2026, 10:50 WIB
Badai Matahari Kelas X Picu Peringatan Badai Geomagnetik Jelang Akhir Pekan
Jumat / 03-07-2026, 10:50 WIB
Brayan Rocchio Pukul Walk-Off Home Run, Guardians Kalahkan White Sox
Jumat / 03-07-2026, 10:50 WIB
Spanyol Hadapi Portugal di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 10:50 WIB
Prediksi CFL Pekan 5: Calgary Stampeders dan Saskatchewan Roughriders Diunggulkan
Jumat / 03-07-2026, 10:49 WIB
Prediksi CFL Pekan 5: Calgary Stampeders dan Saskatchewan Roughriders Diunggulkan
Jumat / 03-07-2026, 10:49 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp11 Ribu ke Rp2,651 Juta per Gram Hari Ini
Jumat / 03-07-2026, 10:49 WIB
CRA Batalkan Sanksi Pegawai yang Pasang Antena untuk Nonton Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 10:46 WIB
Momen Ronaldo dkk Rayakan VAR Batalkan Gol Kroasia di Injury Time
Jumat / 03-07-2026, 10:46 WIB
APEKSI Minta Pemda Dilibatkan dalam Program MBG, Kelola SPPG Lebih Tepat Sasaran
Jumat / 03-07-2026, 10:46 WIB
CRA Batalkan Sanksi Pegawai yang Pasang Antena untuk Nonton Piala Dunia
Jumat / 03-07-2026, 10:43 WIB
Sinetron Terlanjur Mencintaimu Tayang di RCTI, Chicco Jerikho dan Marsha Aruan Bersatu dalam Drama Dendam
Jumat / 03-07-2026, 10:42 WIB






