Bukan Mbappe atau Ronaldo, Inilah Striker Paling Tajam di Piala Dunia 2026
Rekor gol terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia hingga kini masih menjadi standar emas yang sulit digapai pesepak bola modern.
Legenda Prancis, Just Fontaine, tetap kokoh di puncak sejarah berkat torehan 13 gol pada Piala Dunia 1958.
>>> Dimas Adi dan Arkhan Kaka Jadi Kunci Kemenangan Timnas U19 Indonesia
Nama-nama besar seperti Kylian Mbappe hingga Cristiano Ronaldo belum berhasil melampaui pencapaian fenomenal tersebut.
Ketajaman Fontaine yang bertahan lebih dari setengah abad terus menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola dunia.
Dominasi Striker Klasik dan Evolusi Pertahanan
Era antara 1950 hingga 1970 dianggap sebagai masa keemasan bagi para predator kotak penalti di ajang Piala Dunia.
Pada periode tersebut, fenomena pemain yang mampu mencetak sembilan gol atau lebih dalam satu turnamen masih sering terjadi.
Banyak pengamat sepak bola berpendapat bahwa organisasi pertahanan tim pada masa lampau belum sekuat dan sedisiplin era modern.
Hal ini memberikan ruang gerak lebih luas bagi penyerang tajam untuk mendominasi pertandingan dan mencetak banyak gol.
Tokoh seperti Just Fontaine, Sandor Kocsis, dan Gerd Muller adalah contoh nyata striker yang sukses memanfaatkan gaya permainan terbuka.
Mereka bahkan mampu mencatatkan dua digit gol dalam jumlah pertandingan yang relatif sangat sedikit.
Pencapaian luar biasa tersebut hampir mustahil ditemukan dalam sepak bola masa kini yang sangat mementingkan taktik bertahan.
Pengawalan yang ketat membuat penyerang saat ini kesulitan tampil seproduktif para legenda di masa lalu.
>>> 6 Rekomendasi Media Belajar Bahasa Korea Terbaru 2026, Tak Cuma Drakor!
Daftar Pencetak Gol Terbanyak dalam Satu Turnamen
Menariknya, daftar elit pencetak gol terbanyak dalam satu edisi tidak ditempati oleh nama populer seperti Pele atau Diego Maradona.
Update Terbaru
Keuntungan Trump dari Kripto dan Korupsi Capai Rp22 Triliun
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
Keterlambatan Pembayaran Negara Tekan Penyedia Layanan Anak di Montana
Jumat / 03-07-2026, 03:28 WIB
PS5 Disc Drive Jadi Tidak Berguna pada 2028? Sony Hentikan Produksi Fisik
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Dow Cetak Rekor Tertinggi, Nasdaq Tertekan Aksi Jual Saham Chip
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Anak 11 Tahun di Kanada Meninggal Akibat Rabies Setelah Terpapar Kelelawar
Jumat / 03-07-2026, 03:26 WIB
Spanyol Siap Hadapi Austria di Piala Dunia, Skuad Pulih Cedera
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
FBI Kerahkan 260 Personel untuk Investigasi Pemilu 2020 di Georgia
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Polisi Geledah Markas Sepak Bola Jerman Terkait Dugaan Korupsi Euro 2024
Jumat / 03-07-2026, 03:21 WIB
Tuchel Kritik Aturan FIFA yang Rugikan Inggris Jelang Lawan Meksiko
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Oliver Kahn Murka: Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
Mikel Oyarzabal Bawa Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
Jumat / 03-07-2026, 03:16 WIB
2026-27 NBA Finals: Spurs Favorit, 76ers Naik Setelah Dapat Brown
Jumat / 03-07-2026, 03:15 WIB
PLN Retrofit PLTU untuk Gunakan Batubara Kalori Rendah
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB
Mantan Atlet Olimpiade Didakwa Rusak Kolam Refleksi Lincoln Memorial
Jumat / 03-07-2026, 03:14 WIB






