Ukraina Klaim Serang Kilang Rosneft di Saratov, Rusia
Militer Ukraina kembali melancarkan serangan udara yang menargetkan infrastruktur energi vital di wilayah Rusia.
Sasaran utama dalam operasi kali ini adalah kilang minyak Saratov yang dioperasikan oleh Rosneft PJSC.
>>> Mengintip Sejarah Kelam Masa Pendudukan Jepang Lewat Pameran Arsip Terbaru 2026
Fasilitas yang terletak di barat daya Rusia tersebut menjadi fokus serangan karena peran strategisnya dalam memasok energi militer.
Selain kilang minyak, Ukraina juga mengklaim telah menyerang unit pemompaan minyak di lokasi lain.
Detail Serangan dan Dampak Kerusakan
Staf Umum Ukraina melalui Telegram pada Minggu (31/5/2026) menyatakan unit kontrol fasilitas berhasil dihantam.
Ledakan tersebut memicu kebakaran besar di area kilang Saratov yang dikenal sebagai produsen bahan bakar utama bagi angkatan bersenjata Rusia.
Pihak berwenang Rusia membenarkan adanya kebakaran akibat serangan drone. Namun, laporan dari sisi Rusia hanya menyebutkan serangan pada fasilitas industri tanpa merinci identitas pabrik yang terdampak.
Tingkat kerusakan dan kerugian operasional yang dialami Rosneft masih dalam pendataan. Klaim Ukraina mengenai skala kehancuran belum dapat diverifikasi secara independen.
Rosneft sendiri belum memberikan pernyataan resmi hingga berita diturunkan. Upaya konfirmasi belum mendapatkan respons dari manajemen perusahaan.
Strategi Ukraina Melemahkan Ekonomi Perang Rusia
Serangan ke Saratov merupakan bagian dari kampanye militer Ukraina untuk mengganggu aliran petrodolar ke kas negara Rusia.
Dengan menargetkan aset minyak, Ukraina berharap menekan kemampuan finansial Kremlin dalam membiayai invasi.
Berikut adalah beberapa jenis infrastruktur energi Rusia yang menjadi target serangan Ukraina:
>>> Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, Kemhan Berduka
- Fasilitas kilang minyak yang memproses bahan bakar mentah untuk keperluan militer dan sipil.
- Infrastruktur jaringan pipa minyak dan gas yang menghubungkan ladang pengeboran dengan pusat distribusi.
- Pelabuhan strategis di Laut Hitam dan wilayah lain yang menjadi pintu ekspor energi.
- Stasiun pemompaan dan unit penyimpanan cadangan bahan bakar di wilayah perbatasan.
Update Terbaru
Full Clearing Another World under a Goddess with Zero Believers Anime Rilis Cast, Staff, Tayang Oktober
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Dior Rancang Gaun Pengantin Haute Couture untuk Taylor Swift dan Travis Kelce
Sabtu / 04-07-2026, 18:47 WIB
Daripada UFC dan Pameran Sepi, Lebih Baik Hapus Electoral College dan Season Baru Game of Thrones
Sabtu / 04-07-2026, 18:46 WIB
Kemenhaj Fokus pada Pembinaan Jemaah dan Mitigasi dalam Evaluasi Haji 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
10 Cara Memilih Laptop untuk Kerja dan Kuliah 2026, Panduan Lengkap Berdasarkan Budget dan Kebutuhan
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Chrome Tetap Andalan, Tapi Brave dan Firefox Ambil Alih Tugas Berat
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
16 Anak Diselamatkan dari Rumah Kumuh di Ohio, Kondisi 'Hampir Liar'
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Adik Pemain NFL Calais Campbell Didakwa Membunuh Ibu Kandung
Sabtu / 04-07-2026, 18:45 WIB
Cara Praktis Menambah Saldo Dana Lewat 5 Langkah Mudah di Aplikasi Clear Blast 2026
Sabtu / 04-07-2026, 18:44 WIB
Tiga Alfa Romeo 8C Dijual Rp 15 Miliar, Satu Tak Pernah Dikendarai
Sabtu / 04-07-2026, 18:32 WIB
Kapolri Lantik Irjen Wibowo sebagai Kakorlantas Polri
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Pramono Ungkap Jakarta Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia, Lampaui Washington DC
Sabtu / 04-07-2026, 18:28 WIB
Kiper Cape Verde Vozinha: Laga Seimbang, Kami Bisa Menang
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB
Kapolri Rombak 6 Kapolda: Aceh, Jabar, hingga Papua Barat Daya
Sabtu / 04-07-2026, 18:27 WIB







