Kisah Pilu Karyawan Meta Singapura yang Kena PHK Mendadak Viral
Seorang karyawan Meta di Singapura, Gary Tay, membagikan kisah pahitnya di LinkedIn setelah terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) secara mendadak.
Unggahannya viral dan menuai simpati.
>>> Wabah Ebola di Kongo Memburuk, Kasus Suspek Tembus 900 Orang
Gary menjabat sebagai AdTech Business Support Engineer. Ia harus menerima kenyataan pahit tersebut tepat sehari setelah selesai memberikan pelatihan intensif kepada rekan kerja barunya.
Dedikasi Hampir Satu Dekade Berakhir Singkat
Gary bukanlah karyawan baru di Meta. Ia telah mengabdi selama hampir 10 tahun, tepatnya 9 tahun 9 bulan.
Kariernya dimulai dari kantor Meta di London sebelum akhirnya pindah ke Singapura. Ia mengklaim masa baktinya lebih lama daripada hampir seluruh staf di wilayah Asia Pasifik (APAC).
Sebelum bergabung dengan Meta, Gary pernah bekerja sebagai engineer di Microsoft. Ia juga mengembangkan sistem AI yang meningkatkan efisiensi kerja tim hingga 300 persen.
Dalam unggahannya, Gary menulis kalimat yang menarik perhatian publik: "AI akan terus bertahan, tapi tampaknya manusia tidak." Kalimat ini menggambarkan keresahan pekerja di tengah gelombang digitalisasi.
>>> Menilik Taman Makam Satwa Ragunan, Tempat Peristirahatan Terakhir Hewan Resmi Sejak 1987
Banyak warganet dan mantan rekan kerja memberikan dukungan moral serta pujian atas dedikasi Gary. Mereka menyayangkan keputusan Meta karena kehilangan talenta terbaik.
PHK yang dialami Gary merupakan bagian dari kebijakan pengurangan tenaga kerja besar-besaran oleh Meta. Sekitar 8.000 orang di seluruh dunia terdampak, termasuk di Singapura dan wilayah APAC.
Pemangkasan ini mencakup berbagai divisi, termasuk Engineer dan Support. Meskipun Meta memberikan kompensasi sesuai aturan, cara penyampaian kabar yang tiba-tiba meninggalkan luka mendalam.
Hingga saat ini, unggahan Gary Tay terus mendapat respons dari komunitas profesional.
>>> Jadwal Libur dan Cuti Bersama Idul Adha 2026 Resmi dari SKB 3 Menteri
Banyak yang berharap keahliannya di bidang AdTech dan AI segera membawanya ke peluang karier baru yang lebih stabil.
Update Terbaru
Banyak Warga Swiss Tinggalkan Gereja Demi Hindari Pajak
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
5 Zodiak Paling Tenang saat Situasi Genting, Jago Hadapi Tekanan
Sabtu / 04-07-2026, 12:07 WIB
Amazon Prime Day 2026: Diskon Smartphone, Laptop, dan Elektronik
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Promo Alfamart Back to School: Alat Tulis Diskon hingga 50 Persen
Sabtu / 04-07-2026, 12:02 WIB
Kolombia Singkirkan Ghana 1-0, Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026 Diamankan
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Lebih dari 500.000 Orang Hadiri Kaboom Town di Addison Rayakan 250 Tahun AS
Sabtu / 04-07-2026, 12:01 WIB
Peringatan Badai dan Banjir Bandang di Otoe dan Williamson County
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Dave Roberts Pastikan Ohtani Tak Akan Melempar di All-Star Game
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
16 Tim Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Trump Kunjungi Mount Rushmore, Ahli Tegaskan Tak Bisa Tambah Wajah Baru
Sabtu / 04-07-2026, 12:00 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 5 - 12 Juli 2026
Sabtu / 04-07-2026, 11:59 WIB
Siapa Ririn Septiani? Anggota Partai Perindo yang Diduga jadi Selingkuhan Kedua Diska Resha Suami Selebgram Sarah Gibson
Sabtu / 04-07-2026, 11:58 WIB
KPK Soroti Raja Juli yang Kembalikan Amplop Bupati Kuansing: Kenapa Tak Lapor Gratifikasi?
Sabtu / 04-07-2026, 11:57 WIB






