Persib Bandung Segera Lunasi Sanksi FIFA soal Daisuke Sato
Manajemen Persib Bandung memastikan sanksi larangan registrasi pemain (registration ban) dari FIFA akan segera diselesaikan. Sanksi ini muncul akibat perkara kompensasi mantan pemainnya, Daisuke Sato.
Klub berjuluk Maung Bandung itu telah mengantisipasi proses hukum ini sejak pertengahan musim 2023/2024.
>>> Barcelona Hadapi Osasuna Demi Amankan Gelar Juara Liga Spanyol
Pelatih Bojan Hodak saat itu mengganti komposisi pemain asing dengan melepas Sato untuk mendatangkan Kevin Mendoza.
Keputusan tersebut berujung gelar juara, tetapi pemutusan kontrak Sato yang tersisa hingga 2025 memicu konsekuensi hukum. Nilai kompensasi yang harus dibayarkan menjadi pokok sengketa.
Proses Hukum di CAS
Pihak manajemen membawa sengketa tersebut ke Court of Arbitration for Sport (CAS). Langkah ini diambil untuk mendapatkan rincian nominal yang akurat sesuai regulasi FIFA.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan peraturan FIFA terkait perhitungan selisih pendapatan pemain. Jika gaji di klub baru lebih besar, kasus dianggap selesai.
Namun, jika gaji lebih kecil, selisih gaji harus diperiksa. Proses pembuktian di CAS memakan waktu beberapa bulan untuk memeriksa seluruh komponen hak pemain secara mendetail.
Pemeriksaan mencakup gaji pokok, tunjangan, hingga uang harian (per diem) sang pemain. Keputusan inkrah dari CAS akhirnya keluar sekitar dua bulan lalu.
>>> 10 Pesepak Bola Amerika Selatan Terbaik Sepanjang Masa
Keringanan Pembayaran
Melalui putusan CAS, Persib mendapatkan keringanan pembayaran selisih kontrak. Angka kewajiban manajemen turun dari tuntutan awal sekitar Rp3,03 miliar menjadi sekitar Rp2,7 miliar.
Adhitia menegaskan situasi ini merupakan proses legal yang lumrah, bukan akibat kelalaian pembayaran hak rutin. Manajemen kini tinggal mengeksekusi pembayaran sesuai angka pasti dari CAS.
Klub berkomitmen melunasi hak tersebut agar sanksi administratif dari FIFA segera dicabut. Hal ini demi menjaga kelancaran aktivitas transfer tim ke depan.
Adhitia menambahkan bahwa kondisi ini berbeda dengan proses pelepasan William Marcilio pada musim yang sama. Pemutusan kontrak gelandang asal Brasil itu selesai lebih cepat melalui jalur musyawarah.
Negosiasi yang baik membuat perkara William Marcilio tidak naik ke tingkat sengketa hukum. Kedua belah pihak sepakat mengakhiri kerja sama secara kekeluargaan.
>>> Jerman Hajar Finlandia 4-0 di Laga Uji Coba
Manajemen mengimbau pendukung untuk tidak panik menanggapi kabar pembatasan pendaftaran pemain baru. Persib kini fokus pada persiapan kompetisi mendatang.
Update Terbaru
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Roy Suryo Bantah Hubungan dengan Dokter Tifa Retak
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






