Gamer Kritik 007 First Light karena Dianggap Terlalu Woke
Game James Bond terbaru, 007 First Light, kembali menghadirkan agen rahasia MI6 ke industri permainan video setelah penantian panjang.
Dikembangkan oleh IO Interactive, pengembang di balik seri populer Hitman, game ini menjadi judul James Bond skala besar pertama dalam lebih dari sepuluh tahun.
>>> Garena Luncurkan Uji Coba Free Fire Beta OB51 untuk Atasi Lag
007 First Light menyajikan jalan cerita orisinal yang berfokus pada masa muda Bond sebelum menjadi agen ikonik.
Namun, langkah kreatif ini memicu reaksi negatif dari sebagian kecil pemain yang menilai kontennya terlalu membawa agenda politis atau 'woke'.
Kritik mencuat setelah video menit-menit awal mode campaign beredar di media sosial. Dalam tayangan tersebut, Bond yang selamat dari kecelakaan helikopter menerima perintah langsung dari pimpinan MI6, M.
Gelombang respons negatif muncul karena James Bond digambarkan tunduk dan patuh pada instruksi dari atasan perempuan.
Padahal, rekam jejak waralaba film menunjukkan bahwa karakter M sudah sering diperankan oleh aktris wanita.
Aktris legendaris Judi Dench pernah memainkan peran sebagai M sebanyak tujuh kali dalam sejarah layar lebar James Bond.
>>> CEO Take-Two Bantah Red Dead Online Disebut Produk Gagal
Selain M, game ini juga menampilkan Miss Moneypenny yang diisi suara oleh Kiera Lester, serta Q yang diperankan oleh Alastair Mackenzie.
Karakter Bond muda dimainkan oleh Patrick Gibson.
Seorang pengguna media sosial dengan akun Yorch Torch Games mengunggah kritikannya. Ia menulis bahwa Bond dalam game tersebut diperintah oleh seorang wanita, dan menganggapnya sebagai bencana.
Meskipun menghadapi sentimen negatif dari sebagian kecil kalangan, 007 First Light tetap dinilai membawa elemen penting untuk kebangkitan James Bond.
Menjelang peluncurannya, proyek ini telah mengantongi banyak pujian dari kritikus game.
Aspek yang paling diapresiasi meliputi kualitas penulisan narasi yang solid dan mekanisme pertarungan jarak dekat yang dirancang baik.
>>> The New York Times Rilis Solusi Wordle Edisi 30 Mei 2026
CEO IO Interactive, Hakan Abrak, bahkan menyatakan ketertarikan timnya untuk memproduksi sekuel jika angka penjualan 007 First Light memenuhi target.
Update Terbaru
Turki Kalahkan Amerika Serikat di Laga Pamungkas Grup Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 13:10 WIB
Aktor Jiro Sato Dituduh Lakukan Pelecehan ke Ai Hashimoto saat Syuting
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
New York Times Ulas Aturan Offside Piala Dunia yang Makin Kompleks
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
Timnas AS Hadapi Bosnia di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 13:08 WIB
Kerapuhan Pertahanan Bayangi Swiss dan Aljazair Jelang Laga Knockout
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Lisa Kudrow dan Jean Smart Bersaing di Emmy Komedi
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Populasi Ternak Global Melonjak 50 Persen, Ancam Satwa Liar dan Ekosistem
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
Folarin Balogun Cetak Gol Lalu Dapat Kartu Merah di Kemenangan AS atas Bosnia
Kamis / 02-07-2026, 13:07 WIB
DFI Retail Nusantara Genjot Pertumbuhan Lewat Omnichannel, Guardian dan IKEA Jadi Andalan
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Prabowo Terima Presiden Belarus Lukashenko di Istana Hari Ini
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Polri Tetapkan Samin Tan Tersangka Korupsi BBM, Negara Rugi Rp486 M
Kamis / 02-07-2026, 13:05 WIB
Sarah Gibson Ungkap Isi Pesan Terakhir untuk Diska Resha, Tegaskan Tetap Prioritaskan Anak Meski Berpisah
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB
RI-Rusia Targetkan Implementasi Spaceport Biak pada 2027
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB
Kode Blox Fruits Terbaru Juli 2026: Dapatkan Double EXP dan Belly Gratis
Kamis / 02-07-2026, 13:01 WIB






