Maxence Lacroix Fokus Penuh di Final Conference League Bersama Crystal Palace
Bek tengah Crystal Palace, Maxence Lacroix, menegaskan komitmennya untuk fokus penuh membantu tim di final UEFA Conference League melawan Rayo Vallecano.
Hal ini ia sampaikan di tengah rencana kepindahannya pada bursa transfer musim panas.
>>> Kiandra Ramadhipa Bersiap Hadapi Tantangan Balap di Sirkuit Mugello
Pemain asal Prancis berusia 26 tahun itu dikabarkan menolak tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen Selhurst Park.
Ia disebut ingin mencari tantangan baru di klub yang berlaga di Liga Champions.
Persiapan Matang Menuju Final
Lacroix menilai laga final menjadi momentum krusial bagi timnya. "Kami harus fokus pada detail karena ini akan menjadi pertandingan besar," ujarnya.
Ia menekankan pentingnya kesiapan dan konsentrasi penuh.
"Ini hanya satu pertandingan, jadi kami harus siap dan fokus," kata pemain dengan tingkat keberhasilan duel 61 persen tersebut.
Kehadiran pelatih Oliver Glasner disebut membawa pengaruh besar terhadap kesiapan mental skuad The Eagles. Lacroix mengakui rekam jejak Glasner yang pernah meraih trofi Liga Europa menjadi modal penting.
"Dia tahu betapa stresnya situasi ini dan bagaimana mempersiapkannya," ujar Lacroix. Detail taktik yang disiapkan tim pelatih diyakini akan menjadi penentu kemenangan.
>>> Chelsea dan Liverpool Bersaing Buru Bek Crystal Palace Maxence Lacroix
"Dia memberi kami semua yang kami butuhkan untuk menang. Sepak bola level tinggi adalah tentang detail," tambahnya.
Motivasi Tinggi dari Glasner
Lacroix mengungkapkan bahwa Glasner membangkitkan motivasi bertarung sejak kedatangannya. "Saat dia datang ke pusat latihan, dia memberi kami keinginan untuk bertarung.
Ini sangat penting," katanya.
Seluruh pemain sepakat memberikan performa maksimal untuk menghormati dedikasi sang manajer. "Dia benar-benar profesional dan kami ingin memberikan segalanya untuknya," ujar Lacroix.
Sepanjang musim, beberapa laga krusial seperti melawan Fiorentina dan Shakhtar Donetsk memberikan kesan mendalam. Namun, Lacroix berharap momen terbaiknya terjadi di final.
"Momen terbaik akan datang. Saya harap itu terjadi di final," katanya.
Ia juga memuji kualitas Shakhtar Donetsk yang menjadi lawan tangguh di semifinal.
>>> Penarol vs Santa Fe: Laga Pamungkas Grup E Copa Libertadores
Penampilan impresif Lacroix membuat nilai pasarnya mencapai minimal 40 juta euro. Chelsea dan Manchester United dilaporkan tertarik, namun belum ada kesepakatan resmi.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






