Harga Emas Dunia Diprediksi Tertekan Menuju Level Support
Aksi jual terhadap emas dunia diperkirakan masih terus berlanjut pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Sentimen teknikal dan ekspektasi kebijakan suku bunga menjadi pemicu utama.
Nilai emas tercatat jatuh 0,77 persen ke level US$ 4.534,9 per ons troi. Tren penurunan terlihat cukup kuat pada timeframe harian.
>>> Pemerintah Tetapkan Libur Nasional Juni 2026, Potensi Long Weekend 6 Hari
Analis Dupoin Futures Geraldo Kofit menjelaskan bahwa posisi harga saat ini berada di bawah garis rata-rata bergerak. Ia melihat adanya pertahanan kuat dari batas atas pergerakan harga.
"Kondisi ini menunjukkan momentum kenaikan emas masih belum cukup kuat untuk membalikkan tren utama.
Selama harga masih berada di bawah area tersebut, tekanan jual diperkirakan masih mendominasi," ujar Geraldo.
Perdagangan sebelumnya juga menunjukkan pergerakan terbatas. Minimnya rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat membuat pelaku pasar melepas kepemilikan aset pada sesi pagi.
"Harga emas diperkirakan masih berpeluang turun menuju area support pertama di level US$ 4.483 per ons troi sebelum menentukan arah pergerakan berikutnya," tambah Geraldo.
>>> Klook Catat Pergeseran Tren Pariwisata Indonesia ke Wisata Eksklusif
Faktor fundamental lain yang menekan harga adalah penguatan dolar AS. Tingginya imbal hasil obligasi pemerintah juga ikut menekan logam mulia ini.
Kondisi tersebut dipicu proyeksi pasar bahwa Bank Sentral AS akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.
"Minimnya data ekonomi penting dalam waktu dekat juga membuat pasar cenderung wait and see," jelas Geraldo.
Fokus investor global saat ini tertahan pada indikator inflasi, kondisi tenaga kerja, dan arah kebijakan suku bunga The Fed.
Tekanan diproyeksikan baru akan mereda setelah ada sinyal pelonggaran moneter yang jelas.
>>> 25 Ucapan Idul Adha 2026 Penuh Makna untuk WA Story
"Meski demikian, harga emas tetap berpotensi bergerak fluktuatif mengikuti perkembangan data ekonomi global dan pernyataan terbaru pejabat The Fed," kata Geraldo.
Update Terbaru
Anak Laki-Laki di Inggris Hanya Mampu Baca Buku Anak-Anak di Bangku SMP
Rabu / 01-07-2026, 20:45 WIB
Daftar Nominasi Blue Dragon Series Awards 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Fans Rilis Port Persona 3 untuk Nintendo DS, Buktikan Peluang Terlewatkan Atlus
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
PlayStation Store di PS3 dan Vita Resmi Ditutup, Dimulai Agustus 2026
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Panel LCD Baru untuk Nintendo Switch 2 Ditemukan, Bukan OLED
Rabu / 01-07-2026, 20:43 WIB
Guru Musik Long Island Didakwa Bunuh Ipar Perempuan
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
NPR Tarik Laporan Pensiun Hakim Agung AS yang Keliru
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Sam's Club Luncurkan Americana Sundae Edisi Terbatas di Seluruh AS
Rabu / 01-07-2026, 20:42 WIB
Kebangkitan 3DO Setelah 33 Tahun Dipertanyakan, Ada Sengketa Hak Merek
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Kuba Hentikan Dialog Diplomatik dengan AS Setelah Sanksi Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
Wisconsin Berlakukan Larangan Ponsel di Kelas dan Bebas Pajak Menara Telekomunikasi
Rabu / 01-07-2026, 20:40 WIB
NYT Strands Puzzle 850 Hadirkan Tema Petunjuk yang Menantang
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Microsoft Bersiap PHK Ribuan Karyawan di Berbagai Divisi
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB
Pemerintah AS Resmi Terapkan Sistem Pinjaman Mahasiswa Baru
Rabu / 01-07-2026, 20:36 WIB






