Bentrokan Suporter Tunda Derby Torino vs Juventus
Pertandingan pekan ke-38 Serie A antara Torino melawan Juventus pada Minggu, 24 Mei 2026 malam waktu setempat terpaksa ditunda.
Kericuhan antarsuporter di luar stadion menjadi penyebabnya.
>>> AS Roma Incar Tiket Liga Champions di Markas Hellas Verona
Insiden ini mengakibatkan seorang pendukung mengalami cedera kepala serius. Empat anggota kepolisian juga terluka akibat lemparan benda tajam.
Kericuhan melibatkan kelompok ultras kedua tim. Peristiwa pecah sekitar pukul 17.30 di area antara Piazzale San Gabriele di Gorizia dan Via Filadelfia.
Berdasarkan laporan ANSA, massa saling melempar botol, batu, hingga suar. Aparat keamanan akhirnya mengendalikan situasi menggunakan gas air mata.
Seorang suporter pria berusia 45 tahun yang diduga pendukung Juventus dilarikan ke Rumah Sakit Mauriziano. Ia kemudian dipindahkan ke CTO akibat trauma kranial.
Pihak Azienda Zero memastikan korban dalam penanganan intensif dengan status kode merah. Namun, kondisinya saat ini dilaporkan tidak dalam situasi kritis yang mengancam nyawa.
Ketegangan merembet ke dalam Turin Olympic Stadium. Kelompok suporter garis keras Juventus melakukan aksi protes saat sesi pemanasan berlangsung.
Mereka mengosongkan tribun tandang dan berkumpul di area luar stadion. Aksi ini untuk mendesak jajaran tim menolak bertanding sebagai bentuk solidaritas.
>>> FCSB Kalahkan FC Botoșani 3-2, Lolos ke Final Baraj Conference League
Dua kelompok suporter menyuarakan tuntutan yang sama di dalam stadion. Mereka mendesak otoritas menghentikan jalannya pertandingan pekan terakhir tersebut.
"Non giocate la partita, sospendetela!" seru kelompok suporter Juventus dari arah tribun.
Aksi protes membuat kedua tim memutuskan kembali ke ruang ganti.
Sepak mula yang dijadwalkan pukul 20.45 waktu setempat tidak bisa dilaksanakan tepat waktu.
Kapten Juventus, Manuel Locatelli, didampingi tim keamanan sempat mendatangi tribune untuk berdialog dengan perwakilan ultras yang mengancam invasi lapangan.
"Sospendete la partita!" teriak para suporter yang terus bertahan di pagar pembatas tribun.
Pihak kepolisian Turin mengonfirmasi telah mengamankan beberapa orang yang terlibat kontak fisik langsung.
>>> Villarreal vs Atlético Madrid Perebutkan Peringkat Tiga LaLiga
Hingga saat ini, proses investigasi masih berjalan. Tujuannya untuk mengidentifikasi pelaku utama penyebab luka kepala pada korban serta penyerangan terhadap empat personel polisi.
Update Terbaru
Psikolog Ungkap Alasan Remaja Sering Membantah, Bisa Jadi Tanda Positif
Rabu / 01-07-2026, 09:10 WIB
Arc Raiders Terapkan Denuvo Anti-Cheat untuk Semua Pemain, Embark Siapkan Pembaruan Lebih Besar
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Game Terakhir dari Art Director Half-Life 2 dan Dishonored Terungkap: Soulslike FPS Pertama di Dunia
Rabu / 01-07-2026, 08:57 WIB
Trump Ungkap Pendapatan Kripto Lebih dari Rp15 Triliun
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Mike Tyson Rayakan Ultah ke-60 di Miami, Dunia Tinju Hormati Legenda
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Ekuador Protes Gangguan Suporter Meksiko di Hotel Timnas
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Lebih dari 150 Orang Terinfeksi Cyclosporiasis di Michigan Tenggara
Rabu / 01-07-2026, 08:56 WIB
Pertamina Resmi Turunkan Harga BBM Nonsubsidi per 1 Juli 2026
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Altos Computing Dorong Adopsi AI untuk Percepat Transformasi Digital di Indonesia
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Promo Kabel USB-C 3-Pack Hanya Rp100 Ribuan, Pas untuk Stok Cadangan
Rabu / 01-07-2026, 08:55 WIB
Sosialis Demokrat Tantang Petahana Demokrat di Primer Colorado
Rabu / 01-07-2026, 08:50 WIB
Nadiem Makarim Dituntut Bayar Rp809 Miliar, Harta Tak Sampai Segitu
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Betrand Peto Ogah Minta Maaf soal Sindiran di Medsos ke Kubu Sarwendah
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB
Latsarmil Kopdes Diubah, Biaya Rp45 Juta Per Orang Masih Misteri
Rabu / 01-07-2026, 08:49 WIB






