Kota Kecil di Texas Hentikan Kontrak Kamera AI, Anggota Dewan Usul Larangan Ponsel
Kota kecil Bandera, Texas, dengan sekitar 900 penduduk, secara resmi mengakhiri kontrak dengan Flock Safety untuk delapan kamera pembaca plat nomor berbasis AI.
Keputusan ini diambil setelah berbulan-bulan mendapat tentangan dari warga.
>>> BYD M6 DM Resmi Meluncur di Indonesia, NJKB Mulai Rp104 Juta
Dalam pemungutan suara 3-2, dewan kota memutuskan untuk menghentikan kontrak tersebut, mengakhiri pertarungan sengit seputar kamera yang dipasang di berbagai titik kota.
Warga sebelumnya berulang kali menghadiri rapat dewan untuk menyuarakan kekhawatiran tentang pengawasan, privasi, dan campur tangan pemerintah.
Beberapa lawan bahkan mengambil tindakan lebih jauh. Menurut laporan 404 Media, tiang-tiang kamera dilaporkan dirusak atau dipotong beberapa kali.
Usulan Sarkastis Anggota Dewan
Setelah keputusan tersebut, Anggota Dewan Jeff Flowers mengeluarkan pernyataan publik berjudul "Bandera Declaration of Digital Independence."
Ia berargumen bahwa jika warga benar-benar peduli pada privasi, mereka harus meninggalkan teknologi modern sepenuhnya.
>>> Pelaku Usaha Angkutan Barang Harap Distribusi Biosolar Subsidi Tepat Sasaran
Flowers mengatakan akan mengusulkan "larangan total semua perangkat seluler dan berkemampuan GPS," melarang kamera menghadap ke luar, serta menghilangkan layanan internet dan pencatatan elektronik.
Visinya adalah mengembalikan Bandera ke kondisi seperti tahun 1880 dengan pembukuan kertas dan transaksi tunai.
Usulan ini jelas bersifat sarkastis, namun menunjukkan ketegangan antara pendukung pengawasan dan mereka yang menolaknya.
Perbandingan antara ponsel pribadi dan jaringan kamera pengawas otomatis memang tidak seimbang, karena kamera Flock dirancang untuk menangkap ribuan gambar setiap hari, mengkatalogkannya, dan membuatnya dapat dicari.
Pertarungan serupa terjadi di berbagai kota di AS, di mana pemerintah daerah mengadopsi alat pengawasan AI sementara warga menolak.
>>> Ram Rumble Bee 2027 Tak Akan Dikirim dengan Pelindung Splitter
Namun, Bandera menjadi contoh langka di mana pejabat merespons dengan ancaman mundur ke abad ke-19, meskipun hanya sebagai lelucon.
Update Terbaru
In-N-Out Burger Buka Enam Gerai Baru di Lima Negara Bagian
Kamis / 02-07-2026, 11:07 WIB
Proyek Anime ZAN Karya Yoshitaka Amano Umumkan Staf Berpengalaman Mecha
Kamis / 02-07-2026, 11:06 WIB
Netflix Rilis Docuseries True Crime 'Worst Neighbor Ever'
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Swiss Hadapi Aljazair di Babak 32 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:05 WIB
Kostum Era 1990-an untuk Prequel Legally Blonde Dikembangkan
Kamis / 02-07-2026, 11:01 WIB
Francis Huster Bela Zidane soal Sundulan di Final Piala Dunia 2006
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Timnas AS Kalahkan Bosnia 2-0, Lolos ke 16 Besar Piala Dunia
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Daftar 10 Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Rupiah Lesu ke Rp17.977 per Dolar AS Pagi Ini
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Kemenperin Minta Kepastian Insentif EV untuk Industri dan Konsumen
Kamis / 02-07-2026, 11:00 WIB
Desainer Kostum Ungkap Rahasia Lemari Pakaian Prequel Legally Blonde
Kamis / 02-07-2026, 10:57 WIB
Wardah Raih Cannes Lion Pertama Lewat Hear in Hijab 2026
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Claude Fable 5 Kembali Aktif, Anthropic Buka Akses Global
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB
Apa Itu Panda Parenting? Pola Asuh Santai yang Bikin Anak Mandiri
Kamis / 02-07-2026, 10:56 WIB






