Google Rilis Snapseed 4.0 dengan Fitur Kamera Analog untuk Android
Google resmi meluncurkan pembaruan besar Snapseed versi 4.0 untuk pengguna Android.
Pembaruan ini menghadirkan penyegaran desain antarmuka dan fitur penyuntingan modern setelah hampir dua tahun tanpa pembaruan signifikan.
>>> Aplikasi Melolo Beri Saldo Digital Lewat Nonton Drama
Versi terbaru ini menyetarakan platform Android dengan iOS yang sebelumnya telah menerima versi 3.0 pada tahun 2025.
Pimpinan Snapseed, Giles Ochs, telah mengonfirmasi rencana pembaruan ini pada awal pekan lalu.
Antarmuka Baru dan Navigasi Tiga Tab
Snapseed 4.0 memperkenalkan navigasi tiga tab utama: Looks, Tools, dan Export. Tata letak ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi alur kerja pengguna.
Menu editing disusun ulang ke dalam kategori spesifik seperti Refine, Fix, dan Style.
Google menyatakan bahwa pengguna kini dapat menyesuaikan workspace dengan menambahkan alat favorit agar fitur yang sering digunakan mudah dijangkau.
Penyesuaian ruang kerja juga memungkinkan pengguna melihat grid foto yang pernah disunting langsung di halaman utama aplikasi.
Fitur Profesional dan Kamera Analog
Google menyematkan kemampuan non-destructive editing dan batch editing untuk menerapkan preset ke banyak foto sekaligus.
Teknologi Smart Masking membantu pemilihan objek atau latar belakang secara otomatis dengan presisi tinggi.
>>> Aplikasi Penghasil Saldo Digital Tanpa Deposit Resmi Beroperasi Mei 2026
Alat profesional baru seperti Color HSL, Halation, Dehaze, dan Bloom kini tersedia untuk hasil foto yang lebih sinematik.
Fitur unggulan lainnya adalah Snapseed Camera yang memungkinkan pengambilan gambar langsung dengan simulasi film analog populer.
Kamera bawaan ini mendukung pengaturan manual melalui mode Pro, mencakup kontrol ISO, shutter speed, dan fokus.
Simulasi film terinspirasi dari merek kamera analog ternama seperti Kodak Portra, Kodak Gold, dan Fuji Superia.
Pengguna juga dapat mengubah tema viewfinder dengan opsi Dusk, Negative, Steel, Haze, dan Depth.
Seluruh fitur profesional dan alat baru dapat digunakan secara gratis tanpa gangguan iklan maupun watermark. Distribusi pembaruan dilakukan secara bertahap melalui Google Play Store untuk seluruh pengguna Android.
Google menegaskan bahwa seluruh fitur profesional dan alat baru tersebut dapat digunakan secara gratis tanpa gangguan iklan maupun tanda air (watermark).
Distribusi pembaruan dilakukan secara bertahap melalui Google Play Store untuk seluruh pengguna Android.
Update Terbaru
Beasiswa MAUNG 2026 Depok: Kuota 200, Bantuan UKT hingga Lulus
Sabtu / 04-07-2026, 17:47 WIB
Serikat Buruh Marah: 1.000 Pekerja Pabrik Digantikan 50 Robot
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Futuris dan Sejarawan Uji Ketahanan Amerika di Usia 250 Tahun
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Trump Accounts Resmi Diluncurkan, Tawarkan Tabungan Anak dengan Dana Awal Rp16 Juta
Sabtu / 04-07-2026, 17:42 WIB
Cara Investasi Saham Amerika Serikat untuk Pemula Langkah demi Langkah 2026
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Perbedaan Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo: Mana yang Tepat untuk Mobil Anda?
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Saya Mengubah Ponsel Android Setelah Menemukan Manajer File yang Menghemat Waktu
Sabtu / 04-07-2026, 17:39 WIB
Hugh Grant dan Anna Eberstein Hadiri Resepsi Pernikahan Taylor Swift dan Travis Kelce di New York
Sabtu / 04-07-2026, 17:34 WIB
Apa Itu ByteDance? Perusahaan Induk TikTok yang Dikaitkan dengan Isu PHK Karyawan Tokopedia
Sabtu / 04-07-2026, 17:30 WIB
Pelatih Cape Verde Bangga Meski Gagal Kalahkan Argentina di Piala Dunia
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
Pertamina Buka Rekrutmen Internship bagi Fresh Graduate hingga 5 Juli
Sabtu / 04-07-2026, 17:27 WIB
KNEKS Dukung Rencana Sumbar Terbitkan Sukuk Daerah
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Petani Merauke Keluhkan Solar, Mentan Amran Langsung Telepon Pertamina
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB
Dua Pelanggaran Keras, Romero Bersih Kartu di Argentina vs Cape Verde
Sabtu / 04-07-2026, 17:22 WIB







