Nudifikasi AI Picu Sorotan, Dugaan Kasus Mahasiswa ITB Berujung Sanksi Skorsing
bully-WOKANDAPIX/pixabay-
Nudifikasi AI Picu Sorotan, Dugaan Kasus Mahasiswa ITB Berujung Sanksi Skorsing
Jagat media sosial tengah diramaikan perbincangan mengenai dugaan pelecehan berbasis teknologi yang melibatkan seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Isu ini mencuat setelah beredarnya unggahan yang menyebut praktik manipulasi foto menggunakan kecerdasan buatan.
Mahasiswa berinisial RQP dari program studi Manajemen Rekayasa angkatan 2023, Fakultas Teknologi Industri (FTI) ITB, disebut-sebut terlibat dalam tindakan nudifikasi terhadap foto perempuan. Praktik tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI).
Kasus Mencuat dari Unggahan Media Sosial
Informasi awal mengenai dugaan ini beredar melalui poster yang diunggah akun X @sandiwarasemu pada 14 April 2026. Dalam narasi yang menyertainya, disebutkan bahwa pelaku diduga melakukan manipulasi foto tanpa mendapatkan konsekuensi yang jelas.
Unggahan tersebut juga menyinggung bahwa terduga pelaku masih beraktivitas seperti biasa di lingkungan kampus. Hal ini kemudian memicu reaksi luas dari warganet.
Klarifikasi Kampus dan Sanksi yang Diberikan
Menanggapi hal tersebut, Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPK) ITB memberikan penjelasan resmi melalui akun X @ppk_itb.
Dalam keterangannya, pihak kampus menyatakan bahwa kasus tersebut telah diproses dan pelaku telah dijatuhi sanksi akademik berupa skorsing selama satu semester.
- Kasus telah ditindaklanjuti oleh pihak kampus
- Pelaku menerima skorsing akademik 1 semester
- Sanksi disebut telah selesai dijalani
Pihak kampus juga mengimbau publik untuk tidak lagi menyebarluaskan poster yang memicu polemik tersebut.