[X]

HMT ITB Sampaikan Permintaan Maaf Usai Lirik Lagu OSD Picu Kontroversi Pelecehan

HMT ITB Sampaikan Permintaan Maaf Usai Lirik Lagu OSD Picu Kontroversi Pelecehan

Itb-Instagram-

Viralnya cuplikan penampilan Orkes Semi Dangdut (OSD) milik Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) memicu reaksi luas di ruang publik.

Video tersebut menampilkan sekelompok mahasiswa yang membawakan lagu dengan lirik yang dinilai mengarah pada pelecehan terhadap perempuan.

Konten Lagu Picu Keresahan Publik



Cuplikan itu menyebar di media sosial di tengah sorotan terhadap isu kekerasan seksual di lingkungan kampus.

Lirik yang dibawakan dalam penampilan tersebut dinilai tidak sensitif terhadap norma sosial dan kesusilaan yang berlaku saat ini.

Situasi ini memantik kritik, mengingat para pelaku berasal dari kalangan mahasiswa yang diharapkan menjunjung nilai etika dan intelektualitas.

HMT ITB Akui Kelalaian dan Minta Maaf


Melalui pernyataan resminya, HMT ITB menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keresahan yang ditimbulkan.

Mereka menegaskan memahami sensitivitas isu serta menyampaikan empati, khususnya kepada perempuan yang terdampak secara psikologis oleh konten tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,” demikian pernyataan tertulis.

Organisasi tersebut juga mengakui bahwa konten dalam penampilan itu tidak mencerminkan nilai yang seharusnya dijunjung di lingkungan akademik.

“Kami dengan tegas mengakui bahwa konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan. HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun,” lanjut pernyataan tersebut.

Baca juga: Apakah Film Lee Cronin's The Mummy Punya Post-Credit Scene?


Berita Lainnya