Kronologi Dadang Tewas Saat Hajatan Pernikahan Putrinya di Purwakarta

Kronologi Dadang Tewas Saat Hajatan Pernikahan Putrinya di Purwakarta

mayat-soumen82hazra/pixabay-

Seorang tuan rumah hajatan pernikahan di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan saat acara pernikahan putrinya berlangsung.

Korban bernama Dadang (58), warga Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka. Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (4/4/2026) di lokasi hajatan keluarga.



Aparat kepolisian dari Satreskrim Polres Purwakarta langsung melakukan penyelidikan dengan mendatangi lokasi kejadian serta memeriksa sejumlah saksi yang berada di tempat saat insiden terjadi.

Keributan Pemuda Picu Penganiayaan

Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi menjelaskan, kejadian bermula dari keributan yang melibatkan sekelompok pemuda di area hajatan.

Situasi yang awalnya hanya berupa cekcok kemudian memicu aksi kekerasan hingga korban diduga mengalami pemukulan.


“Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, peristiwa tersebut berawal dari keributan sejumlah pemuda di lokasi hajatan korban,” ujar Enjang saat memberikan keterangan pada Minggu (5/4/2026).

Dalam keributan itu, Dadang yang merupakan tuan rumah diduga menjadi sasaran pemukulan hingga akhirnya tidak sadarkan diri.

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Polisi Temukan Bambu di Lokasi Kejadian

Petugas kepolisian yang melakukan olah tempat kejadian perkara menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan penganiayaan tersebut.

  • Belahan bambu yang diduga digunakan untuk memukul korban
  • Keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi hajatan
  • Indikasi pelaku lebih dari dua orang

Barang bukti tersebut kini diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian korban.

Untuk memastikan faktor yang menyebabkan korban meninggal dunia, jenazah Dadang juga menjalani proses autopsi.

Pihak kepolisian menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan medis tersebut guna melengkapi proses penyidikan.

Pelaku Sudah Teridentifikasi

Satreskrim Polres Purwakarta memastikan identitas para pelaku telah diketahui dan saat ini masih dalam pengejaran.

Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Aa Uyun Al-Garuti menyatakan pihaknya terus memburu para pelaku agar segera dapat diamankan.

“Pelaku sudah teridentifikasi dan saat ini sedang kami buru,” kata Aa Uyun dalam keterangan singkatnya.

Baca juga: Tips Kupas Telur Rebus Agar Mudah Dikupas dan Tetap Mulus


Berita Lainnya