Aturan IGRS di Indonesia Mulai Diterapkan, Ini Dampaknya untuk Steam hingga Roblox

Aturan IGRS di Indonesia Mulai Diterapkan, Ini Dampaknya untuk Steam hingga Roblox

igrs steam--

Pemerintah mulai menerapkan kebijakan klasifikasi gim digital pada awal 2026. Langkah ini memicu perhatian di kalangan pemain game, terutama pengguna platform populer seperti Roblox dan Steam.

Kebijakan tersebut mengatur kewajiban setiap gim yang beredar di Indonesia untuk memiliki klasifikasi usia resmi. Tanpa sertifikasi, platform atau penerbit berisiko dikenai sanksi hingga pembatasan akses.

Apa Itu IGRS



IGRS merupakan singkatan dari Indonesia Game Rating System. Sistem ini digunakan untuk menilai dan memberi label pada permainan digital berdasarkan kesesuaian usia dan konten.

Penerapan IGRS bertujuan memberikan panduan bagi masyarakat, khususnya orang tua, dalam memilih gim yang sesuai untuk anak.

Aturan Klasifikasi Usia

Dalam sistem ini, gim dibagi ke dalam beberapa kategori usia yang menentukan batasan konten yang diperbolehkan.

  • Usia 3+: Konten ringan, tanpa unsur kekerasan
  • Usia 7+: Boleh ada elemen ringan yang tidak realistis
  • Usia 13+: Mengandung kekerasan fiktif terbatas
  • Usia 15+: Konten lebih kompleks dengan interaksi daring
  • Usia 18+: Konten dewasa dengan tingkat intensitas tinggi

Klasifikasi ini menjadi acuan utama dalam distribusi gim di Indonesia.

Dampak ke Platform Game

Penerapan aturan ini membuat sejumlah platform global menyesuaikan sistem mereka. Roblox memperketat fitur kontrol orang tua, terutama bagi pengguna di bawah usia 16 tahun.

Sementara itu, Steam mulai menyesuaikan distribusi gim agar sesuai dengan klasifikasi yang berlaku di Indonesia.

Tujuan Kebijakan

Regulasi ini ditujukan untuk melindungi pengguna, khususnya anak-anak, dari konten yang tidak sesuai usia.

Pemerintah juga mendorong keterlibatan orang tua dalam mengawasi aktivitas bermain gim di ruang digital.

Perubahan dalam Ekosistem Gim

Dengan diberlakukannya sistem ini, pengembang dan platform diwajibkan mematuhi standar lokal sebelum mendistribusikan produk mereka.

Kebijakan ini sekaligus menandai upaya penataan ekosistem gim digital agar lebih tertib dan sesuai dengan norma yang berlaku di Indonesia.


BERITA TERKAIT

Berita Lainnya