Otentikasi Taspen ErrorOCR 15.35 f f 51 Server Kami Sedang Sibuk Coba 5 Menit, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Otentikasi Taspen ErrorOCR 15.35 f f 51 Server Kami Sedang Sibuk Coba 5 Menit, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ruang Kerja Kantor Lowongan--

Gangguan pada aplikasi Taspen Otentikasi sempat membuat banyak pensiunan kebingungan saat melakukan verifikasi wajah. Error dengan kode tertentu muncul berulang kali dan menghambat proses pencairan dana.

Masalah ini terjadi secara luas dan bukan hanya dialami oleh satu atau dua pengguna saja.

Keluhan Muncul Serentak



Sejak akhir Maret hingga awal April 2026, banyak pengguna melaporkan aplikasi tidak merespons saat digunakan.

Layar hanya menampilkan proses loading tanpa henti, lalu muncul pesan error yang meminta pengguna mencoba kembali beberapa menit kemudian.

Arti Kode Error OCR 15.35

Kode error tersebut berkaitan dengan sistem pemindaian wajah yang digunakan aplikasi.


Teknologi ini bekerja dengan membaca titik wajah melalui kamera, lalu mencocokkannya dengan data yang tersimpan.

Ketika error muncul, itu menandakan data wajah gagal diproses oleh sistem pusat.

Penyebab Utama: Server Overload

Gangguan ini disebabkan lonjakan akses dalam waktu bersamaan.

Banyak pengguna melakukan otentikasi pada waktu yang sama, sehingga server mengalami kelebihan beban.

Akibatnya, sistem tidak mampu memproses semua permintaan yang masuk.

Cara Mengatasi Otentikasi Gagal

Untuk menghindari kendala serupa, pengguna dapat mencoba beberapa langkah berikut:

  • Hindari melakukan otentikasi di jam sibuk
  • Lakukan verifikasi pada siang atau malam hari
  • Pastikan pencahayaan cukup saat scan wajah
  • Gunakan koneksi internet stabil
  • Bersihkan cache aplikasi jika terjadi gangguan

Tidak Harus Dilakukan di Tanggal 1

Otentikasi tidak wajib dilakukan tepat pada tanggal 1 setiap bulan.

Proses dapat dilakukan lebih awal atau beberapa hari setelahnya tanpa menghilangkan hak pencairan dana.

Imbauan untuk Tetap Tenang

Gangguan teknis seperti ini umumnya bersifat sementara.

Pengguna disarankan tidak panik dan mencoba kembali setelah kondisi server lebih stabil.

Ketersediaan layanan akan kembali normal seiring berkurangnya beban akses.


Berita Lainnya