Link Video CCTV Warung Dimsum Solo Ungkap Aksi Tak Pantas Sejoli, Pemilik Usaha Buka Suara
Video--
Sebuah rekaman kamera pengawas dari kedai dimsum di kawasan Tipes, Kota Solo, memicu perhatian publik setelah beredar luas di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan sepasang muda-mudi yang berada di dalam ruangan lantai dua dan diduga melakukan tindakan yang tidak sesuai norma di tempat umum.
Datang Siang Hari, Bertahan Berjam-jam
Pasangan itu diketahui datang pada siang hari dan sempat memesan makanan sebelum menuju ke lantai dua.
Mereka berada di area tersebut cukup lama, sekitar tiga jam. Kondisi yang relatif sepi membuat aktivitas mereka tidak langsung terpantau oleh petugas.
Sesekali, ketika ada pengunjung lain datang, keduanya terlihat bersikap biasa. Namun situasi berubah kembali setelah area kembali lengang.
Terekam Kamera Pengawas Secara Utuh
Gerak-gerik pasangan tersebut terekam dalam video berdurasi lebih dari satu menit. Awalnya terlihat duduk berdekatan, lalu menunjukkan interaksi yang mengarah pada tindakan tidak pantas.
Seluruh aktivitas tersebut tercatat oleh kamera CCTV yang aktif memantau ruangan.
Percobaan Menghindari Kamera Tidak Berhasil
Pria dalam rekaman sempat menyadari keberadaan kamera dan mencoba menggeser arah perangkat tersebut.
Namun, kamera yang digunakan memiliki sistem pelacak gerakan. Setiap pergerakan di dalam ruangan tetap diikuti secara otomatis.
Upaya menghindari pengawasan itu tidak membuahkan hasil, bahkan wajah pria dalam video terlihat jelas dalam rekaman.
Pengelola Mengetahui dari Laporan Internal
Pemilik usaha mengaku baru mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan dari rekan kerja, lalu mengecek rekaman CCTV pada malam hari.
Ia menyatakan tidak menyangka tempat usahanya digunakan untuk aktivitas yang melanggar norma.
Melalui unggahan di media sosial, pengelola menyampaikan keberatan dan mengingatkan agar pengunjung menjaga perilaku selama berada di lokasi usaha.
Dijadikan Pengingat bagi Pelaku Usaha Lain
Unggahan tersebut disebut sebagai bentuk peringatan bagi pelaku usaha lain agar lebih memperhatikan area yang jarang terpantau.
Menurutnya, pengawasan perlu ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
Setelah video beredar, pihak yang diduga terlibat disebut telah menghubungi pengelola dan menyampaikan permintaan maaf melalui pesan langsung.
Pemilik usaha memilih tidak memperpanjang persoalan tersebut dan berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak.