close ads x

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan Usai Lebaran

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Pembelajaran Tatap Muka Tetap Berjalan Usai Lebaran

sekolah-F1Digitals-

Pemerintah memastikan kegiatan belajar mengajar di seluruh sekolah tetap berlangsung secara tatap muka setelah libur Hari Raya Idulfitri 2026. Rencana penerapan pembelajaran daring atau sistem hibrida yang sempat dibahas untuk April 2026 resmi tidak dilanjutkan.

Keputusan tersebut diambil setelah rapat koordinasi lintas kementerian pada 23 Maret 2026. Pemerintah menilai pembelajaran langsung di sekolah masih menjadi pilihan terbaik untuk menjaga kualitas pendidikan.

Pertimbangan Akademik dan Pembentukan Karakter



Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa kebijakan ini mempertimbangkan aspek akademik sekaligus penguatan karakter peserta didik.

Ia menyampaikan bahwa hasil rapat antar kementerian menyepakati kegiatan belajar tetap dilakukan di sekolah sebagaimana biasa.

"Sesuai hasil rapat lintas kementerian pada 23 Maret, pembelajaran di sekolah dilaksanakan sebagaimana biasa dengan pertimbangan akademik dan penguatan pendidikan karakter," kata Mu'ti dalam keterangan resmi.


Pemerintah juga tengah menyiapkan penjelasan teknis yang akan dituangkan melalui Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.

"Penjelasan lebih lanjut akan disampaikan dalam Surat Edaran Menteri Dikdasmen. Tunggu saja," ujarnya.

Cegah Learning Loss pada Siswa

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah saat ini.

Menurut dia, proses pembelajaran harus berjalan optimal agar tidak menimbulkan penurunan kualitas belajar atau learning loss pada siswa.

"Bahwa di sektor pendidikan, proses pembelajaran harus semakin optimal dan jangan sampai timbul learning loss. Oleh karena itu, diutamakan penyelenggaraan proses pembelajaran tetap berjalan secara luring bagi siswa," kata Pratikno.

Pemerintah tidak ingin pengalaman penurunan kualitas belajar seperti yang terjadi pada masa pandemi COVID-19 kembali terulang.

Program Peningkatan Mutu Pendidikan

Pemerintah juga tengah mempercepat sejumlah program nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

  • Revitalisasi infrastruktur sekolah
  • Pengembangan program Sekolah Rakyat
  • Pembangunan Sekolah Unggul Garuda

Program tersebut mencakup seluruh lembaga pendidikan yang berada di bawah berbagai kementerian, termasuk Kemendikdasmen, Kementerian Agama, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

"Sebagaimana prioritas luar biasa Bapak Presiden kepada sektor pendidikan, mulai dari revitalisasi sekolah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggul Garuda, maka kita harus mempercepat peningkatan kualitas pendidikan secara umum," ujar Pratikno.

Baca juga: SELAMAT! Abel Cantika Melahirkan Anak Kedua, Ray Rafi Ungkap Arti Nama Kaivan Gavindra Adamas

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya