Everlast Tulungagung Jadi Sorotan Warganet Usai Dugaan Pembulatan Tagihan Konsumen
Everles-Instagram-
Sebuah restoran dan kafe bernama Everlast di Tulungagung, Jawa Timur, tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Perhatian publik muncul setelah beredar unggahan yang menyoroti dugaan pembulatan nominal tagihan konsumen dengan pola tertentu.
Pembahasan mengenai hal ini pertama kali mencuat lewat unggahan akun Twitter @cinnamo0ns_ pada 26 Maret 2026. Dalam unggahan tersebut, pemilik akun mempertanyakan pembulatan tagihan sebesar Rp600 pada transaksi yang dibayarkan menggunakan QRIS.
"WTF pembulatan 600 rupiah? Mind you ini bayar pakai Qris ya, di mana mereka gak perlu kasih kembalian ke customer," tulis akun tersebut.
Pola Pembulatan Tagihan Jadi Sorotan
Tangkapan layar struk pembayaran yang diunggah menunjukkan adanya tambahan nilai pada transaksi dengan pecahan ratusan. Nilai seperti Rp100 hingga Rp900 disebut menjadi nominal yang kerap dibulatkan ke atas.
Pengunggah juga membagikan contoh transaksi lain yang memperlihatkan perbedaan perlakuan pada tagihan. Sebagian transaksi tidak mengalami perubahan nominal, sementara lainnya terlihat mengalami pembulatan.
"Ini ada transaksi yang lain, yang sebelah kiri gak ada pembulatan (atau penambahan biaya) tapi yang sebelah kanan ada. Dari polanya sih kelihatannya bakal di buletin kalau nominalnya mengandung pecahan ratusan ex: 100, 200, 300 - 900, tapi tetap aja ini salah anjir," tulisnya.
Unggahan tersebut kemudian menyebar luas dan memicu diskusi di kalangan warganet terkait praktik pembulatan dalam transaksi digital.