Niat mandi Idulfitri dan tata cara pelaksanaannya sesuai sunnah
masjid-xegxef/pixabay-
Umat Muslim dianjurkan melaksanakan mandi sunnah sebelum menunaikan salat pada Hari Raya Idulfitri. Amalan ini menjadi bagian dari penyempurna ibadah, sekaligus bentuk persiapan diri menyambut hari kemenangan.
Berbeda dengan mandi biasa, mandi Idulfitri memiliki niat khusus serta tahapan yang mengikuti tuntunan ibadah. Meski tidak wajib, praktik ini banyak dianjurkan dalam tradisi keislaman.
Niat mandi Idulfitri
Niat menjadi pembeda utama antara mandi sunnah Idulfitri dengan mandi lainnya. Lafaz niat dibaca dalam hati sebelum memulai rangkaian mandi.
Adapun niat mandi Idulfitri sebagai berikut:
Nawaitul ghusla li’idil fithri sunnatal lillahi ta’ala
Artinya: “Aku berniat mandi untuk merayakan Idulfitri sebagai sunnah karena Allah Ta’ala.”
Tata cara mandi Idulfitri
Setelah mengucapkan niat, terdapat beberapa tahapan yang dianjurkan agar mandi sunnah ini dilakukan dengan sempurna.
- Membasuh kedua tangan sebanyak tiga kali, dimulai dari tangan kanan.
- Membersihkan bagian tubuh yang terkena kotoran atau najis.
- Berwudhu seperti hendak melaksanakan salat.
- Mengguyur kepala hingga seluruh bagian rambut dan kulit kepala terkena air.
- Menyiram seluruh tubuh dari atas hingga ke bawah secara merata.
- Menggosok tubuh menggunakan sabun atau pembersih agar kotoran hilang.
- Mendahulukan bagian kanan tubuh sebelum bagian kiri.
- Mengusap tubuh dengan tangan untuk memastikan air merata.
Seluruh bagian luar tubuh, termasuk rambut, bulu, serta lipatan kulit, harus terkena air agar mandi dianggap sempurna. Proses ini juga dianjurkan dilakukan dengan tertib dan tidak tergesa-gesa.
Baca juga: 30 Caption Happy Eid Mubarak 2026 Estetik untuk Postingan Lebaran yang Lebih Berkelas