close ads x

Sepuluh Hari Terakhir Ramadan Momentum Meraih Lailatul Qadar! Inilah Khutbah Jumat, 13 Maret 2026

Sepuluh Hari Terakhir Ramadan Momentum Meraih Lailatul Qadar! Inilah Khutbah Jumat, 13 Maret 2026

masjid-pixabay-

Anjuran Mencari Lailatul Qadar

Dalam sejumlah hadis, Rasulullah SAW mendorong umat Islam untuk bersungguh-sungguh mencari malam tersebut pada sepuluh hari terakhir Ramadan.

Salah satu riwayat menyebutkan:



الْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ يَعْنِي لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَإِنْ ضَعُفَ أَحَدُكُمْ أَوْ عَجَزَ فَلَا يُغْلَبَنَّ عَلَى السَّبْعِ الْبَوَاقِي

“Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir Ramadan. Jika seseorang merasa lemah atau tidak mampu, maka jangan sampai ia kalah pada tujuh malam yang tersisa.” (HR Muslim).

Hadis lain juga menegaskan bahwa malam Lailatul Qadar lebih berpeluang terjadi pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.


تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ اْلاَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ

“Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadan.” (HR Bukhari).

Sejumlah ulama, termasuk Ibnu Hajar Al-Asqalani, menyebut kemungkinan terbesar malam tersebut terjadi pada tanggal-tanggal ganjil seperti 21, 23, atau 27 Ramadan.

Tanda-Tanda Lailatul Qadar

Beberapa hadis menggambarkan ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang penuh ketenangan dan kedamaian.

Di antaranya malam terasa sejuk, tidak panas maupun dingin, serta suasana terasa tenang. Pada pagi harinya, matahari terbit dengan cahaya yang lembut.

Dalam riwayat dari Ubadah bin Shamit disebutkan:

إِنَّ أَمَارَةَ لَيْلَةِ الْقَدْرِ أَنَّهَا صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيهَا قَمَرًا سَاطِعًا سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ لَا بَرْدَ فِيهَا وَلَا حَرَّ

“Tanda malam Lailatul Qadar adalah malam yang cerah, tenang, tidak panas dan tidak pula dingin.” (HR Ahmad).

Kendati demikian, sebagian besar tanda tersebut baru disadari setelah malam itu berlalu.

Doa yang Dianjurkan Saat Lailatul Qadar

Selain memperbanyak ibadah, Rasulullah SAW juga mengajarkan doa yang dapat dibaca ketika berharap bertemu malam Lailatul Qadar.

Aisyah RA pernah bertanya kepada Nabi tentang doa yang sebaiknya dibaca jika seseorang mengetahui malam tersebut.

Rasulullah SAW menjawab:

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: “Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan mencintai pemaafan, maka maafkanlah aku.” (HR Tirmidzi).

Mengoptimalkan Ibadah di Penghujung Ramadan

Sepuluh hari terakhir Ramadan menjadi kesempatan penting untuk memperbaiki dan menyempurnakan ibadah yang mungkin belum maksimal pada hari-hari sebelumnya.

Umat Islam dianjurkan memperbanyak shalat malam, membaca Al-Qur’an, berdoa, serta memperbanyak istighfar.

Masa akhir Ramadan juga menjadi pengingat bahwa amal ibadah dinilai dari penutupnya. Karena itu, setiap muslim diharapkan memanfaatkan sisa waktu Ramadan dengan kesungguhan dan keikhlasan.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya