KBLI Kadi Kode Penting Perizinan Usaha, Ini Pengertian dan Cara Mengurusnya
KBLI--
Pertumbuhan bisnis digital di Indonesia membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memulai usaha secara mandiri. Produk dapat dipasarkan melalui marketplace, media sosial, maupun situs web pribadi dengan proses yang relatif sederhana.
Meski demikian, setiap kegiatan usaha tetap membutuhkan legalitas resmi. Salah satu unsur penting dalam proses perizinan bisnis di Indonesia adalah KBLI yang digunakan untuk mengklasifikasikan jenis kegiatan usaha.
Pengertian KBLI dalam Sistem Usaha
KBLI merupakan singkatan dari Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia. Sistem ini berupa kode standar yang digunakan untuk mengelompokkan berbagai aktivitas ekonomi yang berlangsung di Indonesia.
Kode tersebut umumnya terdiri dari lima digit angka yang menunjukkan jenis kegiatan usaha tertentu, baik di bidang perdagangan, jasa, maupun produksi.
Klasifikasi ini disusun oleh Badan Pusat Statistik sebagai pedoman resmi dalam pendataan kegiatan ekonomi nasional. Versi yang digunakan saat ini adalah KBLI 2020 yang telah menyesuaikan dengan perkembangan dunia usaha, termasuk sektor digital.
Fungsi KBLI dalam Legalitas Usaha
Dalam praktiknya, KBLI tidak sekadar berfungsi sebagai kode administrasi. Sistem klasifikasi ini memiliki peran penting dalam proses perizinan usaha.
Melalui kode tersebut, pemerintah dapat mengidentifikasi jenis kegiatan bisnis sekaligus menentukan aturan perizinan yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha.
Menentukan Bidang Kegiatan Usaha
Setiap perusahaan, koperasi, maupun pelaku usaha perorangan perlu memilih kode KBLI yang sesuai dengan aktivitas bisnis yang dijalankan.
Pemilihan kode ini memastikan bahwa usaha tercatat secara resmi sesuai kategori kegiatan ekonomi yang berlaku.
Menjadi Dasar Penerbitan NIB
KBLI juga menjadi komponen penting dalam sistem perizinan berbasis digital melalui Online Single Submission atau OSS.
Dalam proses pendaftaran usaha, kode KBLI akan dicantumkan untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha yang berfungsi sebagai identitas resmi pelaku usaha.
Menentukan Tingkat Risiko Usaha
Kode KBLI turut menentukan tingkat risiko sebuah kegiatan usaha.
Risiko tersebut diklasifikasikan menjadi rendah, menengah rendah, menengah tinggi, hingga tinggi. Kategori ini akan mempengaruhi jenis izin tambahan yang diperlukan.
Keterkaitan KBLI dengan OSS
OSS merupakan sistem perizinan usaha berbasis online yang digunakan pemerintah untuk mempermudah proses administrasi bisnis.
Melalui platform ini, pelaku usaha dapat mendaftarkan bisnisnya secara digital dan memperoleh berbagai dokumen legalitas.
Sebelum Nomor Induk Berusaha diterbitkan, pelaku usaha harus terlebih dahulu menentukan kode KBLI yang sesuai dengan kegiatan usaha yang dijalankan.
Contoh Usaha yang Memerlukan KBLI
Pada praktiknya, hampir semua jenis usaha memerlukan KBLI, termasuk usaha yang beroperasi secara online.
- Penjualan produk melalui marketplace
- Perdagangan melalui media sosial
- Toko daring melalui situs web pribadi
- Bisnis dropship atau reseller
- Jasa digital seperti desain grafis dan pemasaran online
Kegiatan tersebut termasuk dalam kategori Perdagangan Melalui Sistem Elektronik atau PMSE, yaitu aktivitas jual beli yang dilakukan menggunakan perangkat elektronik dan jaringan internet.
Manfaat Memiliki Legalitas Usaha
Legalitas usaha memberikan berbagai keuntungan bagi pelaku bisnis, terutama dalam pengembangan usaha jangka panjang.
Meningkatkan Kepercayaan Pasar
Usaha yang memiliki identitas resmi cenderung lebih dipercaya oleh konsumen.
Kepercayaan ini menjadi faktor penting dalam membangun reputasi bisnis, terutama dalam transaksi online.
Menghindari Risiko Hukum
Dengan memiliki izin usaha yang sah, pelaku bisnis dapat menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Hal ini membantu meminimalkan potensi masalah hukum di kemudian hari.
Mendukung Kerja Sama Bisnis
Banyak mitra usaha atau distributor besar meminta dokumen legalitas sebelum menjalin kerja sama.
Karena itu, usaha yang terdaftar resmi memiliki peluang lebih besar untuk memperluas jaringan bisnis.
Mempermudah Akses Pembiayaan
Lembaga keuangan umumnya mensyaratkan legalitas usaha ketika pelaku bisnis mengajukan pembiayaan.
Dengan dokumen resmi, pelaku usaha lebih mudah memperoleh akses modal untuk pengembangan usaha.
Langkah Mendapatkan KBLI
Pelaku usaha dapat memperoleh kode KBLI melalui sistem OSS dengan beberapa tahapan.
Menentukan Kegiatan Utama Usaha
Langkah awal adalah menentukan aktivitas utama yang dijalankan dalam bisnis, seperti perdagangan, jasa, atau produksi.
Mencari Kode KBLI yang Sesuai
Kode KBLI dapat ditemukan melalui fitur pencarian pada situs OSS dengan memasukkan jenis usaha yang dijalankan.
Sistem akan menampilkan pilihan kode lima digit yang sesuai dengan kegiatan bisnis tersebut.
Mendaftarkan Usaha melalui OSS
Setelah kode KBLI dipilih, pelaku usaha dapat melanjutkan pendaftaran usaha di OSS untuk memperoleh Nomor Induk Berusaha.
Mengurus Izin Tambahan
Jika usaha termasuk kategori risiko tertentu, pelaku usaha perlu melengkapi dokumen tambahan seperti sertifikat standar atau izin operasional.
KBLI menjadi bagian penting dalam sistem administrasi bisnis di Indonesia karena menentukan klasifikasi usaha, tingkat risiko kegiatan, serta jenis izin yang harus dimiliki oleh pelaku usaha.