close ads x

Siapa Fadila Sasbila Nurahmidin yang Viral Selingkuh dengan 13 Prajurit, Benarkah Istri Prajurit TNI?

Siapa Fadila Sasbila Nurahmidin yang Viral Selingkuh dengan 13 Prajurit, Benarkah Istri Prajurit TNI?

Viral--

Nama Fadila Sasbila Nurahmidin menjadi sorotan publik dalam beberapa hari terakhir. Pencarian di mesin pencari meningkat tajam, seiring beredarnya isu dugaan perselingkuhan yang menyeret sejumlah prajurit TNI Angkatan Darat.

Lonjakan atensi tersebut terlihat dari peningkatan signifikan kata kunci terkait namanya pada 24 Februari 2026. Tidak sedikit warganet yang turut memburu tautan tertentu tanpa memastikan validitas informasi yang beredar.

Dugaan Kasus di Lingkungan TNI



Informasi yang beredar menyebut Fadila merupakan istri Sertu Agustian, anggota Yonif 756/Wimane Sili (WMS) di bawah Kodam XVII/Cenderawasih. Ia dikabarkan berusia 26 tahun dan berasal dari Jayapura.

Isu mencuat setelah laporan resmi diajukan pada 17 Februari 2026. Laporan tersebut memicu pemeriksaan internal di Markas Yonif 756/WMS, Wamena.

Dalam proses pendalaman, disebutkan ada dugaan keterlibatan hingga 13 prajurit. Sembilan orang telah dimintai keterangan awal untuk memperjelas kronologi.

Pemeriksaan dan Pengumpulan Bukti


Tim penyidik internal meminta masing-masing prajurit menuliskan kronologi versi mereka. Sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk telepon genggam dan dokumen administrasi seperti kartu keluarga serta surat nikah.

Beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat pertemuan juga didokumentasikan. Pemeriksaan terhadap Fadila sempat dihentikan sementara karena alasan kesehatan, mengingat ia memiliki riwayat diabetes.

Koordinasi dengan Polisi Militer

Komandan Yonif 756/WMS, Letkol Inf Yoel Sry Liga, disebut telah berkoordinasi dengan Polisi Militer di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih.

Jika terbukti melanggar, oknum prajurit yang terlibat berpotensi menghadapi sanksi disiplin berat, mulai dari hukuman penjara militer hingga pemecatan dari dinas aktif. Meski demikian, proses tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.

Waspada Tautan Palsu

Ramainya pencarian juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menyebarkan tautan mencurigakan. Beberapa akun media sosial mengklaim memiliki “video lengkap” dan menyisipkan link di bio atau kolom komentar.

Alih-alih menemukan konten yang dijanjikan, pengguna berisiko diarahkan ke situs phishing yang bertujuan mencuri data pribadi maupun informasi keuangan.

Masyarakat diimbau tidak mudah tergoda mengklik tautan yang sumbernya tidak jelas serta memastikan keamanan situs sebelum memasukkan data pribadi.

Hingga kini, perkara tersebut masih dalam tahap pemeriksaan internal. Aparat menegaskan penanganan dilakukan sesuai prosedur dan secara profesional.

Sumber:

BERITA TERKAIT

Berita Lainnya