Polisi Ungkap Identitas Peneror Damkar Depok, Ternyata Buruh Harian Lepas
Kepolisian mengungkap identitas pengirim pesan ancaman kepada anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) Depok, Khairul Umam, yang sebelumnya mengaku diteror usai mengunggah video kritik di media sosial.
Auditor Kepolisian Madya TK II Inspektorat Pengawasan Umum Polri, Kombes Pol Manang Soebeti, menegaskan bahwa pesan intimidasi tersebut bukan berasal dari institusi kepolisian.
Ancaman Disebut Hanya dari Satu Orang
Menurut Manang, pesan bernada ancaman yang diterima Umam dikirim oleh satu orang melalui WhatsApp. Ia menyatakan tidak tepat jika tudingan diarahkan kepada aparat.
“Itu yang WhatsApp cuma satu orang. Ngapain polisi neror-neror,” ujarnya melalui akun Instagram pribadinya pada Kamis, 26 Februari 2026.
Ia kemudian menyatakan membuka identitas terduga pelaku agar polemik tidak berkembang menjadi tuduhan terhadap institusi.
Identitas dan Pekerjaan Terduga Pelaku
Berdasarkan data yang dipaparkan, pengirim pesan berinisial WG. Ia tercatat berdomisili di Kecamatan Pamanukan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Selain alamat, turut diungkap data kependudukan seperti nomor induk kependudukan, tempat dan tanggal lahir, serta pekerjaan yang bersangkutan sebagai buruh harian lepas.
Bermula dari Video Kritik
Kasus ini berawal dari sorotan publik terhadap kematian Arianto Tawakkal (14), siswa MTs Negeri di Kota Tual, Maluku, yang meninggal dunia setelah diduga dihantam helm taktikal oleh anggota Brimob Polda Maluku, Bripda Masias Victoria Siahaya.
Peristiwa tersebut memicu reaksi luas di media sosial. Khairul Umam turut menyuarakan kritik melalui video di akun Instagram pribadinya.
“Ini namanya helm. Gunanya buat melindungi kepala, bukan buat ngancurin kepala warga,” ucap Umam dalam unggahan tersebut.
Tak lama setelah video itu ramai diperbincangkan, ia menerima pesan dari nomor tak dikenal. Dalam tangkapan layar yang dibagikan, pengirim menyebut alamat rumah serta nama orang tua Umam disertai kalimat bernada intimidatif.
“Sehat-sehat ya kak dan jaga diri baik-baik semoga kakak selalu diberikan keselamatan. Kalau gak selamat soalnya takut kakak lewat gak lebaran,” demikian isi pesan tersebut.
Umam mengaku membalas pesan itu dengan santai. Ia juga menyimpan dan membagikan tangkapan layar sebagai dokumentasi apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, sementara kepolisian memastikan pelaku yang mengirim ancaman telah teridentifikasi.
Update Terbaru
Florentino Perez Desak UEFA Cabut Seluruh Gelar Juara Barcelona
Selasa / 09-06-2026, 10:00 WIB
Jadwal dan Harga Tiket Kapal DLN Balikpapan Surabaya Juni 2026
Selasa / 09-06-2026, 10:00 WIB
SPBU Turunkan Harga BBM Diesel per 8 Juni 2026, Dexlite dan Pertamina Dex Terpangkas
Selasa / 09-06-2026, 10:00 WIB
Baca Lookism Chapter 611 Bahasa Indonesia, Prediksi Terbaru Jelang Rilis
Selasa / 09-06-2026, 10:00 WIB
Update Killer Peter Chapter 135 Rilis Hari Ini Gas Baca?
Selasa / 09-06-2026, 10:00 WIB
OpenAI Rombak ChatGPT Jadi Aplikasi Super dengan Beragam Fitur Baru
Selasa / 09-06-2026, 09:57 WIB
Barcelona Siapkan Cesc Fabregas sebagai Pengganti Hansi Flick
Selasa / 09-06-2026, 09:57 WIB
Spanyol Kalahkan Peru 2-0 dalam Uji Coba di Meksiko
Selasa / 09-06-2026, 09:56 WIB
Spanyol Taklukkan Peru 2-0 dalam Uji Coba di Meksiko
Selasa / 09-06-2026, 09:56 WIB
Kemenperin Usulkan Rp329,4 Miliar untuk Pemulihan Industri Kecil di Sumatra
Selasa / 09-06-2026, 09:56 WIB
Danantara Tunda Merger BUMN Karya hingga Kuartal Keempat 2026
Selasa / 09-06-2026, 09:56 WIB
Wabah Ebola di Kongo Meluas, 515 Kasus Dikonfirmasi
Selasa / 09-06-2026, 09:56 WIB
OpenAI Rombak ChatGPT Jadi Super App, Fokus pada Fitur Coding
Selasa / 09-06-2026, 09:55 WIB
Pelemahan Rupiah Dorong Kenaikan Biaya Operasional Pusat Perbelanjaan
Selasa / 09-06-2026, 09:54 WIB






