close ads x

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026 Angkat Ramadan sebagai Bulan Al-Quran

Naskah Khutbah Jumat 27 Februari 2026 Angkat Ramadan sebagai Bulan Al-Quran

masjid-pixabay-

Adab Membaca Al-Quran

Membaca Al-Quran tidak cukup sekadar melafalkan huruf-hurufnya. Ada adab yang harus dijaga agar ibadah ini bernilai sempurna di sisi Allah SWT.

  • Membaca dengan khusyuk dan penuh penghayatan.
  • Merenungi makna ayat yang dibaca.
  • Memperindah suara tanpa merusak tajwid.
  • Menjaga kesucian dan adab lahir batin.

Allah SWT berfirman dalam Surah Shad ayat 29:



كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ

Artinya: “Ini adalah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah agar mereka mentadabburi ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.”

Ayat tersebut menegaskan bahwa Al-Quran diturunkan untuk direnungi, bukan sekadar dibaca. Setiap ayat mengandung pelajaran, peringatan, janji pahala, dan ancaman bagi yang mengingkari.


Rasulullah SAW juga bersabda:

زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ

Artinya: “Hiasilah Al-Quran dengan suara kalian.” (HR Abu Dawud).

Memperindah bacaan merupakan sunnah selama tidak mengubah kaidah tajwid dan tidak melampaui batas.

Menjadikan Ramadan Momentum Perubahan

Ramadan seharusnya menjadi titik balik untuk mempererat hubungan dengan Al-Quran. Bukan hanya mengkhatamkan bacaan, tetapi juga menghadirkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Jika Al-Quran benar-benar menjadi pedoman, maka akhlak akan terjaga, ibadah semakin kokoh, dan kehidupan sosial menjadi lebih harmonis.

Demikian khutbah pertama ini. Semoga Allah SWT menjadikan kita termasuk hamba yang mencintai Al-Quran dan mendapat syafaatnya di hari akhir.

Akuulu qauli hadza wa astaghfirullah lii wa lakum, fastaghfiruuhu innahu huwal ghafuurur rahiim.

Khutbah Kedua

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT. Shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah.

Mari kita manfaatkan sisa usia dan kesempatan yang Allah berikan untuk semakin dekat dengan Al-Quran, khususnya di bulan Ramadan. Perbanyak membaca, memahami, serta mengamalkan isinya dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat.

Semoga Allah mengampuni dosa kaum muslimin dan muslimat, melindungi negeri ini dari berbagai musibah, serta memberikan keberkahan di dunia dan akhirat.

Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina ‘adzaban nar.

Innallaha ya’muru bil ‘adli wal ihsan wa ita’i dzil qurba wa yanha ‘anil fahsya’i wal munkari wal baghy. Ya’izhukum la’allakum tadzakkarun.

Fadzkurullaha al-‘azhim yadzkurkum, wasy-kuruuhu ‘ala ni’amihi yazidkum. Waladzikrullahi akbar. Wallahu ya’lamu ma tashna’un.

TAG:
Sumber:

Berita Lainnya