Kebiasaan Sepele Ini Bisa Bikin Tubuh Cepat Haus dan Lemas saat Berpuasa
ilustrasi-pixabay-
Rasa haus dan tubuh yang mudah lemas kerap dianggap sebagai hal biasa. Banyak orang menilai kondisi tersebut hanya akibat kurang minum atau kelelahan setelah beraktivitas.
Padahal, sejumlah kebiasaan harian yang tampak sederhana justru dapat memicu tubuh kehilangan cairan dan energi lebih cepat, terutama saat menjalani aktivitas padat di rumah maupun di kantor.
Memulai Hari dengan Kopi
Setelah tidur selama 7–8 jam, tubuh berada dalam kondisi kekurangan cairan ringan. Pada fase ini, cairan belum tergantikan sejak terakhir kali minum di malam hari.
Jika asupan pertama di pagi hari langsung berupa kopi, efek diuretik dari kafein dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan memperparah dehidrasi.
Dampaknya, tubuh terasa lesu, kepala ringan, hingga sulit berkonsentrasi sejak pagi.
Untuk mencegahnya, disarankan minum segelas air putih terlebih dahulu sebelum mengonsumsi kopi atau teh.
Menunggu Haus Baru Minum
Banyak orang baru mengambil air ketika rasa haus muncul. Padahal, haus merupakan tanda bahwa tubuh sudah lebih dulu mengalami kekurangan cairan.
Lingkungan berpendingin udara serta kebiasaan menatap layar dalam waktu lama membuat sinyal haus kerap tidak terasa jelas.
Akibatnya, seseorang bisa tiba-tiba merasa lemas tanpa menyadari asupan cairan sepanjang hari tidak tercukupi.